PENGARUH PEMBERIAN DRYMUNE® SEBAGAI FEED ADDITIVE TERHADAP JUMLAH LEUKOSIT, DIFERENSIAL LEUKOSIT, DAN BERAT BADAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus)
ACHADDIA SWEET TANTI, Dr. drh. Agustina Dwi Wijayanti, M.P.
2022 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWANKombinasi mannan oligosakarida, betaglukan, dan Lactobacillus plantarum terbukti meningkatkan sistem imun bawaan humoral serta peningkatan kapasitas dan kemampuan resistensi penyakit pada ikan caspian salmon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Drymune®, prebiotik yang mengandung betaglukan dan mannan oligosakarida, terhadap jumlah leukosit, diferensial leukosit, dan pertumbuhan berat badan ikan nila (Oreochromis niloticus). Sejumlah 100 ekor ikan nila dengan rata-rata bobot 31,42 gram dibagi dalam lima kelompok yang diadaptasikan selama seminggu dan dipelihara selama 30 hari. Masing-masing kelompok berisi 20 ekor. Kelompok II, III, dan IV diberi Drymune® sebagai feed additive dengan dosis 1, 2, dan 4 g/kg BB sedangkan kelompok I sebagai kontrol negatif tidak diberi Drymune® dan kelompok V sebagai kontrol positif diberi oksitetrasiklin 0,1 g/kg BB. Pada minggu ke 4 pemeliharaan, dilakukan penimbangan setiap individu ikan. Hari ke-30 dilakukan pengambilan sampel darah melalui vena kaudal dari 3 sampel setiap kelompok untuk pemeriksaan jumlah total leukosit dan diferensial leukosit. Data hasil penelitian dianalisis dengan software SPSS metode Anova dan Kruskal-Wallis serta grafik menggunakan Microsoft Excel. Hasil analisis data menunjukkan kelompok IV memiliki rata-rata jumlah leukosit, neutrofil, dan limfosit tertinggi yaitu 58,50±18,82 x103/µL, 15,00±11,32 x103/µL, dan 37,47±9,47 x103/µL. Kelompok I memiliki rata-rata jumlah eosinofil tertinggi yaitu 0,17±0,15 x103/µL. Kelompok III memiliki rata-rata jumlah monosit tertinggi yaitu 7,07±6,38 x103/µL. Kelompok V memiliki pertumbuhan berat badan terbesar yaitu 63,71%. Kesimpulan hasil analisis statistika dengan uji Anova dan Kruskal-Wallis menunjukkan pemberian Drymune® tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap jumlah leukosit, diferensial leukosit, dan berat badan ikan nila.
The combination of mannan oligosaccharide, betaglucan, and Lactobacillus plantarum improved humoral innate immune system, immune capacity and disease resistance ability in Caspian trout. This study intended to know the effect of Drymune®, prebiotic product which contains betaglucan and mannan oligosaccharide on leukocytes count, differential leukocytes count, and growth performance in Nile tilapia (Oreochromis niloticus). A hundred (100) fish with average body weight of 31,42 gram were divided into five groups then adapted for a week and treated for 30 days. Each group contained 20 fish. Group II, III, and IV was treated Drymune®, as feed additive, at doses of 1, 2, and 4 g/kg BW and in other hand group I, as a negative control, was not treated of Drymune® and group V, as a positive control, was treated oxytetracycline 0,1 g/kg BW. On the 4th week, fish were weighed individually. On the 30th day, blood fish of 3 of each group were sampled through caudal vein for leukocyte and differential leukocytes counting. Data were analyzed using SPSS, Anova and Kruskal-Wallis methode, and graphically using Microsoft Excel. Group IV revelaed highest of leukocyte, neutrophil, and lymphocyte count which was 58,50±18,82 x103/µL, 15,00±11,32 x103/µL, and 37,47±9,47 x103/µL. Group I revealed 0,17±0,15 x103/µL which was highest eosinophil count. Group III revealed 7,07±6,38 x103/µL which was highest monocyte count. Group V had 63,71% growth performance which was the highest among others. Based on data analysis, the administration of 1, 2, and 4 g/kg BW of Drymune® did not show a significant effect on leukocyte count, differential leukocytes count, and growth performance in Nile tilapia.
Kata Kunci : mannan oligosakarida, betaglukan, ikan nila, leukosit, diferensial leukosit, berat badan.