Laporkan Masalah

ANALISIS POLA SPASIAL KASUS KECELAKAAN LALU LINTAS DI PROVINSI D.I. YOGYAKARTA

RIZKY YUSPITA SARI, Dr. Prima Widayani, S.Si., M.Si

2022 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

Latar Belakang: Kasus kecelakaan lalu lintas perlu adanya perhatian khusus karena sering mengakibatkan kematian, cedera atau kecacatan pada manusia di seluruh dunia. Kematian akibat kecelakaan lalu lintas berada diurutan ke delapan dari total kematian dunia dan menjadi penyebab utama kematian pada usia muda. Sudah banyak penelitian kasus Kecelakaan di beberapa Kabupaten di Provinsi DIY yang menggunakan pemetaan untuk melihat sebaran dan pengelompokkan kasus, namun sejauh ini belum ada yang memanfaatkan data SPGDT Provinsi DIY untuk memetakan kasus seluruh Provinsi DIY. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi persebaran kasus kecelakaan lalu lintas dan memetakan pelayanan ambulan gawat darurat untuk menurunkan kasus kecelakaan lalu lintas di Provinsi DIY. Metode: Penelitian ini menggunakan data Kecelakaan lalu lintas pada SPGDT Provinsi DIY tahun 2019-2020 dan survei lapangan pada Januari- April 2022. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan metode spasial autokorelasi (Moran's I) yang di petakan dalam bentuk peta tematik. Hasil: Pola persebaran kasus kecelakaan lalu lintas di Provinsi DIY berdasarkan analisis spasial autokorelasi Morans'I menunjukkan pola mengelompok. Daerah yang memiliki kerawanan tinggi berada di kecamatan Bantul. Selain itu, hasil pemetaaan menunjukkan fasilitas kesehatan yang menjadi rujukan dan ambulans gawat darurat masih belum merata di seluruh daerah di Provinsi DIY. Implementasi SPGDT masih kurang maksimal dalam pemanfaatannya sebagai sistem pelayanan gawat darurat. Kesimpulan: Terdapat pengelompokan kasus kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bantul berdasarkan analisa spasial. Perlu dilakukan intervensi lebih lanjut terkait variabel lain yang menyebabkan kerawanan kasus kecelakaan lalu lintas. Selain itu, perlu dilakukan perbaikan dalam pelaporan kasus, pemanfaatan dashboard dan koordinasi antar instansi

Background: Traffic accidents require special attention because they often result in death, injury or disability in humans around the world. Deaths due to traffic accidents are the eighth of the world's total deaths and are the leading cause of death at a young age. There have been many studies of accident cases in several regencies in the DIY province that have used mapping to see the distribution and grouping of cases, but so far no one has used SPGDT data for the DIY province to map cases throughout the DIY province. This study aims to identify the distribution of traffic accident cases and to map emergency ambulance services to reduce traffic accident cases in DIY Province. Methods: This study uses traffic accident data at SPGDT DIY Province in 2019-2020 and a field survey in January-April 2022. This type of quantitative descriptive research uses the spatial autocorrelation method (Moran's I) which is mapped in the form of thematic maps. Results: The distribution pattern of traffic accident cases in DIY Province based on Morans'I autocorrelation spatial analysis shows a clustered pattern. The area that has a high vulnerability is in the Bantul sub-district. In addition, the results of the mapping show that referral health facilities and emergency ambulances are still not evenly distributed in all regions in DIY Province. The implementation of SPGDT is still not optimal in its utilization as an emergency service system. Conclusion: There is a grouping of traffic accident cases in Bantul Regency based on spatial analysis. It is necessary to carry out further interventions related to other variables that cause vulnerability to traffic accident cases. In addition, improvements need to be made in case reporting, use of dashboards and coordination between agencies

Kata Kunci : Sistem Informasi Geografi, Moran's I, Kecelakaan Lalu Lintas

  1. S2-2022-466195-abstract.pdf  
  2. S2-2022-466195-bibliography.pdf  
  3. S2-2022-466195-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2022-466195-title.pdf