Laporkan Masalah

Faktor-faktor yang berhubungan dengan keputusan memanfaatkan kembali pelayanan kesehatan oleh pasien Napza di ruang rawat inap Instalasi Napza Rumah Sakit Jiwa Pusat Medan

SIREGAR, Klaudia Evinta, Dra. Sumarni, MSi

2003 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Keputusan memanfaatkan memanfaatkan kembali pelayanan kesehatan diruang rawat inap instalasi napza rumah sakit jiwa pusat Medan masih cukup rendah. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mempelajari factorfaktor yang berhubungan dengan keputusan untuk memanfaatkan kembali pelayanan kesehatan diruang rawat inap instalasi napza rumah sakit jiwa pusat Medan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian non experimen dengan rancangan cross-sectional, unit analaisis adalah perorangan dengan subjek penelitian pasien Napza yang dirawat inap di instalasi napza berjumlah 37 orang, laki-laki sebanyak 28 orang ( 76%), perempuan 9 orang (24%). Variable terikat adalah keputusan untuk memanfaatkan kembali pelayanan kesehatan, sedangkan variable bebasnya adalah umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, penghasilan, harga, lokasi, fasilitas, pelayanan personil, dan penyuluhan, analisis data yang digunakan adalah analisis bevariate dengan uji statistik chisquare dan analisis Multivariate dengan uji statistik regresi logistik. Melalui Analisis bevariate diperoleh factor yang mempunyai hubungan non keputusan memanfaatkan kembali pelayanan kesehatan adalah pelayanan personil. Melalui uji regresi logistik diperoleh hail yang paling berpengaruh terhadap keputusan untuk memanfaatkan kembali ruang rawat inap instalasi Napza Rumah Sakit Jiwa Pusat Medan oleh pasien Napza adalah factor penghasilan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan factor yang paling berpengaruh adalah penghasilan, dengan penghasilan tinggi akan mempengaruhi pasien Napza dalam mengambil keputusan untuk kembali memanfaatkan ruang inap instalasi Napza Rumah Sakit Jiwa Pusat Medan.

Backgroud: Health service utilization in Napza installation at RSJP Medan were still quite low. Purpose: The main aim of this research is to studying the factors that most influence to health service utilization. Methods: The research use observation with cross sectional design, the unit of analysis was person with the subject of research was napza patient that still being care in napza installation, with amount to 37 person. The male of that was 76% and the female was 24%. Dependent variable was deciding to use health service while the independent variable were age, sex, education, occupation, earniung, price, location, facility, personal service, and elucidation. The method of data analysis was bivariate analysis with chi-square statistics test and multivariate analysis with logistic regression. Result: Through bivariate analysis had obtained several factors which have significance correlation to decide to health service using. Through regression analysis was obtained the result that the most influence on deciding to health service using again at napza inpatient installation at Center Mental Hospital, Medan by napza patient was earnings. Conclusion: The conclusions from this research were showed that the factor that most influencing was the level of earning. By high earning will influence the napza patient in having decide to using again the inpatient room of napza installation Center Mental Hospital Medan.

Kata Kunci : Layanan Kesehatan Masyarakat, Rawat Inap Instalasi NAPSA, Pasien NAPSA


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.