Tanggung Jawab Lembaga Pembiayaan Konsumen Akibat Perbuatan Melawan Hukum dalam Pelaksanaan Collection yang Dilakukan Oleh Pihak Ketiga (Debt Collector)
GADANG KUMORO AJI, Dr. Ninik Darmini, S. H, M. Hum
2022 | Skripsi | S1 HUKUMPenelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dan mengkaji legalitas penarikan objek jaminan dalam collection secara sepihak yang dilakukan lembaga pembiayaan konsumen. Mengetahui dan mengkaji tanggung jawab lembaga pembiayaan konsumen akibat perbuatan melawan hukum yang dilakukan pihak ketiga dalam proses collection dengan melakukan penarikan objek jaminan. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif yakni didasarkan pada kepustakaan. Data sekunder yang diperoleh berupa aturan perundang - undangan, buku, jurnal ilmiah selanjutnya dikontekstulisasikan dan didukung data narasumber sebagai ahli dengan fokus isu tersebut Keseluruhan data yang telah diperoleh kemudian diolah dan dianalisis dengan metode kualitatif dan disajikan dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan penarikan objek secara sepihak dalam proses collection adalah tidak legal dan inkonstitusional karena terdapat serangkaian proses somasi yang harus didahulukan dan terjadinya cidera janji tidak dapat dimaknai secara sepihak oleh lembaga pembiayaan konsumenmelalui pihak ketiga (debt collctor). Timbulnya kerugian debitor akibat perbuatan melawan hukum yang dilakukan pihak ketiga (debt collector) menjadi tanggung jawab lembaga pembiayaan konsumen atas kerjasama alih daya yang dilakukan.
This research aims knowing and examining the legality of withdrawal of collateral objects in unilateral collection carried out by consumer financing companies. Knowing the responsibility of the consumer financing company for acts against the law committed by third parties that withdraw the collateral object. This research is a normative juridical research that is based on the literature. Secondary data obtained in the form of legislation rules, books, scientific journals are examinate and supported by sourcers as experts with the focus of the issue The entire collected data was processed and analyzed by qualitative methods and presented in descriptive form. The results of the research show that the unilateral withdrawal of objects in the collection process is invalid and inconstitutional because there is a series of legal notice processes that must take before and the occurrence of breach of contract cannot be interpreted unilaterally by the consumer financing company through a third party (debt collector). The occurrence of debtor losses due to act against the law committed by third parties (debt collectors) is the responsibility of the financing company for the outsourcing contract that have been signed.
Kata Kunci : Lembaga pembiayaan konsumen, Collection, Tanggung Jawab,. Pihak Ketiga, Perbuatan Melawan Hukum