STRATEGI PENGEMBANGAN MODEL PENILAIAN KREDIT ALTERNATIF DIGITAL MELALUI SKEMA KOLABORASI PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO
ASCARYO PUTRO, Basu Swastha Dharmmesta, Prof., Dr., M.B.A.,
2022 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)Lembaga Keuangan Mikro (LKM) merupakan salah satu bentuk lembaga jasa keuangan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan, khususnya untuk produk pembiayaan pada segmen mikro dan ultra mikro. Namun demikian LKM justru mengalami kesulitan dalam melakukan penilaian kelayakan calon debitur dikarenakan ketiadaan data historis peminjaman. Selain itu LKM secara agregat memiliki tingkat kredit macet yang cukup tinggi, mengingat para pengurus hanya mengandalkan hubungan sosial dan kedekatan dengan calon debitur saat melakukan analisa kelayakan pinjaman. Pada sisi yang lainnya, OJK sejak tahun 2021 telah menginisasi program kolaborasi antara Lembaga Jasa Keuangan dengan Penyelenggara Keuangan Digital, salah satunya untuk LKM dengan tujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan melalui digitalisasi proses bisnis. Mempertimbangkan program kolaborasi yang telah diinisiasi oleh OJK dan permasalahan yang terjadi pada industri LKM, penelitian ini ditujukan untuk membuat sebuah strategi pengembangan model penilaian kredit alternatif digital melalui skema kolaborasi pada LKM. Dalam penelitian ini digunakan beberapa teori yang relevan untuk menunjang proses analisis antara lain, strategi pengembangan produk, analisis lingkungan bisnis eksternal (PESTEL), dan analisis lingkungan bisnis internal (sumber daya berwujud dan tidak berwujud). Adapun untuk teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dibutuhkan strategi pada jangka pendek (kurang dari 1 tahun), jangka menengah (1-3 tahun), dan jangka panjang (lebih dari 3 tahun) yang dimulai dari mencocokkan layanan yang relevan, mempersiapkan berbagai ketentuan dan perangkat penunjang yang dibutuhkan, hingga penguatan kelembagaan dari sisi LKM untuk menghasilkan kolaborasi yang optimal dan dapat meningkatkan peran dan kontribusi LKM untuk perekonomian pada jangka panjang.
Microfinance Institution (MFI) is a type of financial institutions with its considerable potential to be developed, especially established to provide services in financing products for the micro and ultra-micro segments. However, many of the MFIs actually experience difficulties in evaluating the feasibility of prospective debtors due to the absence of loan history. In addition, at the aggregate level, MFIs have a high level of non-performing loans, considering that the management only relies on social relations and closeness with prospective debtors when conducting feasibility study for loan. On the other hand, a program has been initiated by OJK since 2021 in collaboration between Financial Service Institutions and Digital Financial Providers, one of which is for MFIs with the aim of increasing productivity and efficiency by digitizing business processes. Taking into consideration to the program that has been initiated by OJK and the challenges faced by MFI industry, the aim of this study is to develop a digital alternative credit scoring strategy design with a partnership scheme in microfinance institutions. In this study, several relevant theories were used to support the analysis process, including product development strategies, external analysis (PESTEL), and internal analysis (tangible and intangible resources). As for data collection techniques Included in-depth interview and document review. The results showed that the strategy is needed in the short term (less than 1 year), medium term (1-3 years), and long term (more than 3 years) starting from matching relevant services, preparing various provisions and supporting tools needed, to institutional strengthening from the MFIs that will make an optimal collaboration to increase the role and contribution of MFIs to the economic growth in the long run.
Kata Kunci : Lembaga Keuangan Mikro, Kolaborasi, Layanan Penilaian Kredit Alternatif, Strategi Pengembangan Produk, PESTEL.