PENGGUNAAN ROKOK ELEKTRIK PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
ERIYANI KHUZAIMAH, Dr. Dra. Retna Siwi Padmawati, M.A ; dr. Bagas Suryo Bintoro, Ph.D
2022 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKATLatar belakang: Pada tahun 2018, terjadi peningkatan jumlah perokok dan jumlah toko rokok elektrik di DIY. Penggunaan rokok elektrik selama pandemi memiliki risiko bagi penggunanya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan rokok elektrik masa pandemi COVID-19 berdasarkan pengalaman hidup di DIY. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam dengan pedoman semi terstruktur dan observasi. Informan dipilih dengan menggunakan pendekatan snowball sampling, dengan jumlah 10 orang pengguna rokok elektrik, 2 orang petugas promosi kesehatan dan 2 orang karyawan toko rokok elektrik. Keabsahan data penelitian menggunakan triangulasi dan member checking Hasil: Kebiasaan menggunakan rokok elektrik masih dilakukan pada masa pandemi COVID-19, walaupun informan menyadari kebiasaan tersebut berisiko. Penggunaan rokok elektrik selama pandemi dapat menghilangkan rasa jenuh, bosan dan stres. Informan belum patuh terhadap kebijakan penggunaan rokok elektrik selama pandemi, karena masih melakukan kebiasaan meminjamkan perangkat rokok elektrik dan tidak mematuhi protokol kesehatan saat di luar ruangan. Pengguna rokok elektrik harus mengetahui menggunakan rokok elektrik di masa pandemi dapat menjadi komobiditas COVID-19 Kesimpulan: Penggunaan rokok elektrik dengan meminjamkan perangkat selama pandemi COVID-19 sangat berisiko. Namun pengguna rokok elektrik cenderung mengabaikan dan tetap melakukan kebiasaan tersebut yang seharusnya tidak dilakukan.
Background: In 2018, there was an increase in smokers and the number of e-cigarette shops in DIY. The use of e-cigarettes during the pandemic has risks for its users.2 Method: This research is qualitative research with a phenomenological approach. Data were collected using in-depth interviews using semi-structured guidelines and observation. The informants were selected using a snowball sampling approach, with a total of 10 e-cigarette users, 2 health promotion officers, and 2 e-cigarette shop employees. The validity of research data using triangulation and member checking Result: The habit of using electric cigarettes is still carried out during the COVID-19 pandemic, although informants realize the habit is at risk. The use of electric cigarettes during a pandemic can eliminate saturation, boredom, and stress. The informant has not been obedient to the policy of using electric cigarettes during a pandemic because it still does the habit of lending electric cigarette devices and does not comply with health protocols while outdoors. Electric cigarette users must know using electrical cigarettes in the pandemic period can become comorbidity of COVID-19 Conclusion: Using electric cigarettes by lending the device during the Covid-19 pandemic is very risky. But electric cigarette users tend to ignore and continue to do these habits that should not be done.
Kata Kunci : Rokok elektrik, COVID-19, Daerah Istimewa Yogyakarta