Gadjah Mada University Students' Knowledge of COVID-19 and Their Willingness to use local rapid test kit
ZAHRA ZAKIRAH, Dr. dr. Mubasysyir Hasanbasri, MA ; dr. Prattama Santoso Utomo, MHPEd
2022 | Skripsi | S1 KEDOKTERANLatar Belakang Kasus COVID-19 di Indonesia masih terus berkembang. Pengobatan kuratif belum ditetapkan dan pengendalian penyakit masih dilakukan dengan pencegahan dan pengujian laboratorium. Permintaan rapid test dalam jumlah besar masih menjadi kendala. Rapid test lokal telah dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan alat deteksi COVID-19 yang mudah diterapkan, akurat, dan dapat diproduksi di dalam negeri untuk mendukung kemandirian bangsa dalam menghadapi pandemi COVID-19. Informasi mengenai tes laboratorium COVID-19 telah disebarluaskan secara online, dan fakta bahwa mahasiswa memiliki akses yang konstan terhadap informasi, mereka dapat mewakili pengetahuan publik dan pilihan mereka terhadap rapid test buatan dalam negeri akan berharga sebagai dukungan terhadap penelitian di Indonesia. Tujuan Menilai pengetahuan dan sikap mahasiswa terkait COVID-19 dan juga kesediaan mereka dalam menggunakan rapid test lokal dan menyelidiki kemungkinan asosiasi yang ada. Metode Studi ini merupakan studi cross sectional yang menggunakan kuesioner online yang telah diakses oleh mahasiswa Universitas Gadjah Mada. Analisis univariat digunakan untuk mempresentasikan distribusi masing-masing variabel. Analisis bivariat chi-square digunakan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap COVID-19 dengan kesediaan menggunakan rapid test COVID-19 lokal. Nilai p kurang dari 0,05 dianggap signifikan dalam semua tes. Hasil Sebanyak empat ratus sampel terdaftar dalam penelitian. Sebuah hubungan yang signifikan (p=0,000) ditemukan antara sikap dan kesediaan untuk menggunakan rapid test lokal setelah analisis chi square. Pembahasan Hasil yang signifikan antara sikap dan perilaku, dalam hal ini kesediaan untuk menggunakan rapid test lokal, didukung oleh penelitian sebelumnya oleh Allport (1954) dalam Notoatmodjo (2010), yang menetapkan sikap sebagai komponen yang mendahului tindakan atau perilaku ekstrovert. Tidak signifikannya hasil kami dapat dikaitkan dengan rendahnya variabilitas data mahasiswa karena Pandemi COVID-19. Konklusi Ada hubungan antara sikap terhadap COVID-19 dengan kesediaan menggunakan rapid test lokal pada Mahasiswa Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
Background COVID-19 cases in Indonesia are still expanding. Curative treatment has not been developed yet and disease control is still being carried out by prevention and laboratory testing. The demand for rapid testing carried out in large numbers is still an obstacle. Local rapid test has been developed to meet the need for a COVID-19 detection tool that is easy to apply, accurate, and can be produced domestically to support the nation's independence in dealing with the COVID-19 pandemic. Information regarding the COVID-19 laboratory test has been disseminated online, and the fact that students have constant access to the information, may represent public knowledge, and their choice regarding local rapid test kit will be valuable as a part of supporting research in Indonesia. Aim Assess knowledge and attitude of students related to COVID-19 with their willingness to use local rapid test kit and investigate their possible association. Method This research used a cross-sectional study design and online questionnaire that is accessible to students of Gadjah Mada University. Univariate analysis was used to present the distribution of each variable. Bivariate cross-tabulation analysis was used to seek out the relationship between knowledge and attitude towards COVID-19 with willingness of using COVID-19 local rapid test. A p-value of less than 0.05 was considered significant in all tests. Result Four hundred samples were enrolled in the study. A significant association (p=0.000) was found between attitudes and willingness to use local rapid test after chi-square analysis. Discussion A significant result between attitude and behavior, in this case, willingness to use local rapid test, was supported in a previous study by Allport (1954) in Notoatmodjo (2010), which established attitude as a component that precedes extroverted action or behavior. The insignificancy of our result may be attributed to the low data variability of students due to COVID-19 Pandemic. Conclusion There is an association between attitude towards COVID-19 and willingness to use local rapid test in Gadjah Mada University Students, Yogyakarta.
Kata Kunci : COVID-19, Knowledge, Attitudes, Willingness, Local Rapid Test, University Student