Laporkan Masalah

PERBEDAAN TINGKAT KECEMASAN MAHASISWA KEDOKTERAN TAHUN 2019 FAKULTAS KEDOKTERAN, KESEHATAN MASYARAKAT, DAN KEPERAWATAN UNIVERSITAS GADJAH MADA SEBELUM DAN SESUDAH COVID-19

DWI IZMAYANTI P, dr. Andrian Fajar Kusumadewi, M.Sc, Sp.KJ ; dr. Afkar Aulia, M.Sc

2022 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

LATAR BELAKANG : Kecemasan merupakan hal yang umum terjadi, namun seringkali kurang mendapat perhatian dan tidak terdeteksi pada populasi. Demikian pula kecemasan di kalangan mahasiswa kedokteran. Sejak Desember 2019 terjadi pandemi COVID-19 yang menyebar di Tiongkok dan beberapa negara lain. COVID-19 tidak hanya membawa risiko kematian akibat infeksi virus, tetapi juga memberikan efek psikologis untuk orang-orang di seluruh dunia. Penyebaran COVID-19 yang meningkat secara terus-menerus, tindakan isolasi yang ketat dan penundaan pelaksanaan sekolah, perguruan tinggi, dan universitas di seluruh dunia diperkirakan akan mempengaruhi kesehatan mental mahasiswa. TUJUAN : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan mahasiswa kedokteran tahun 2019 Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada sebelum dan sesudah pandemi COVID-19. METODE : Penelitian ini menggunakan desain studi kohort retrospektif. Metode pengambilan data yang digunakan adalah whole sampling dimana subjek yang dilibatkan adalah mahasiswa program studi kedokteran tahun 2019. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner TMAS (Taylor Manifest Anxiety Scale) untuk mengukur tingkat kecemasan lalu dibandingkan sebelum dan sesudah pandemi COVID-19. Analisis data menggunakan paired t-test untuk membandingkan data kecemasan sebelum dan sesudah terjadi pandemi COVID- 19. HASIL: Dari total 29 subjek yang dilibatkan dalam analisis data, seluruhnya (100%) mengalami kecemasan. Mayoritas subjek mengalami kecemasan ringan, yaitu sebanyak 16 orang (55,2%). Terdapat 5 orang (17,2%) subjek mengalami kecemasan sedang dan 8 orang (27,6%) mengalami kecemasan berat. KESIMPULAN: Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan pada penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara tingkat kecemasan sebelum dan sesudah pandemi COVID-19 pada mahasiswa kedokteran 2019 reguler maupun internasional Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada.

BACKGROUND : Anxiety is common, but often gets little attention and goes undetected in the population. Likewise among medical students. Since December 2019, the COVID-19 pandemic has spread in China and several other countries. COVID-19 not only carries the risk of death from viral infection, but also has a psychological effect on people all over the world. The continuously increasing spread of COVID-19, strict isolation measures and delays in the implementation of schools, colleges and universities around the world are expected to affect the mental health of students. OBJECTIVE : This study aims to determine the differences in anxiety level of medical students batch 2019 Faculty of Medicine, Public Health and Nursing Universitas Gadjah Mada before and after the COVID-19 pandemic. METHODS : This study was using a retrospective cohort study design. The data collection method used was whole sampling where the subjects involved were medical students batch 2019. The data was obtained using the TMAS (Taylor Manifest Anxiety Scale) questionnaire to measure anxiety levels, then the data between before and after the COVID-19 pandemic were compared. Data analysis used paired t-test to compare data before and before the COVID-19 pandemic. RESULTS : Of the total 29 subjects involved in the data analysis, all of them (100%) had anxiety. The majority of subjects had mild anxiety, as many as 16 people (55.2%). There are 17.2% subjects had moderate anxiety and 27.6% had severe anxiety. CONCLUSION : Based on the results of data analysis that has been carried out in this study, it can be concluded that there is a statistically significant difference between the level of anxiety before and after the COVID-19 pandemic in regular and international medical students batch 2019 of the Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing, Universitas Gadjah Mada.

Kata Kunci : Kecemasan, COVID-19, Mahasiswa Kedokteran, TMAS

  1. S1-2022-429920-abstract.pdf  
  2. S1-2022-429920-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-429920-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-429920-title.pdf