Laporkan Masalah

Hubungan antara Ukuran Antropometri Wajah dengan Jenis Kelamin dan Indeks Massa Tubuh pada Tenaga Kesehatan di RSUP Dr. Sardjito

NADIYA HUSNA ALIYA, Dra. Neni Trilusiana Rahmawati, M.Kes., Ph.D ; Janatin Hastuti, S.Si., M.Kes., Ph.D

2021 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Latar Belakang: Tenaga kesehatan berisiko lebih tinggi terpapar SARS-CoV-2. Salah satu upaya untuk melakukan perlindungan bagi tenaga kesehatan adalah dengan menggunakan masker N95, namun penggunaan masker N95 yang berkepanjangan dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan ukuran masker yang tidak sesuai bisa menyebabkan adanya kebocoran. Perbedaan dalam kesesuaian penggunaan masker didasari oleh adanya variasi ukuran antropometri wajah yang dapat dipengaruhi jenis kelamin, ras, usia, dan indeks massa tubuh (IMT). Tujuan: Mengetahui hubungan antara ukuran lebar bizigomatik dan panjang menton-nasion dengan jenis kelamin dan IMT pada tenaga kesehatan di RSUP Dr. Sardjito. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan metode potong lintang. Subjek dalam penelitian ini adalah 39 orang (15 laki-laki dan 24 perempuan) perawat dan dokter di RSUP Dr. Sardjito dengan rentang usia 25-55 tahun. Pada subjek dilakukan pengukuran antropometri meliputi berat tubuh, tinggi tubuh, lebar bizigomatik, dan panjang menton-nasion. Data dianalisis menggunakan uji Shapiro Wilk, Independent t-test, dan uji Pearson. Hasil: Terdapat perbedaan pada lebar bizigomatik laki-laki dan perempuan (p<0,05), dengan rata-rata lebar bizigomatik laki-laki (13,1 cm) lebih besar dibanding perempuan (12,35 cm). Tidak terdapat perbedaan pada IMT dan panjang menton-nasion laki-laki dan perempuan (p>0,05). Hasil uji Pearson menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara ukuran lebar bizigomatik dengan IMT pada laki-laki (r=0,351; p=0,199) dan perempuan (r=0,349; p=0,094), serta antara panjang menton-nasion dengan IMT pada laki-laki (r=0,101; p=0,721) dan perempuan (r=0,390, p=0,060). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara lebar bizigomatik dan panjang menton-nasion dengan jenis kelamin dan indeks massa tubuh (IMT) pada tenaga kesehatan di RSUP Dr. Sardjito. Ukuran-ukuran antropometri wajah perlu diperhatikan dalam pembuatan masker supaya nyaman digunakan dan dapat memberikan perlindungan yang baik.

Background: Health workers are at higher risk of exposure to SARS-CoV-2. One of the efforts to protect health workers is to use N95 masks, however, prolonged use of N95 masks can cause discomfort and the inappropriate size of the mask causes leakage. Differences in the facial fit of a mask is caused by variations in facial anthropometric sizes that can be influenced by gender, age, and body mass index (BMI). Objective: Determine the correlation between bizygomatic breadth and menton-nasion length with gender and BMI in health workers at RSUP Dr. Sardjito. Method: This study was a descriptive analytic study using cross sectional method. The subjects in this study were 39 nurses and doctors (15 male and 24 female) at RSUP Dr. Sardjito with an age range of 25-55 years old. On the subject, anthropometric measurements were measured including body weight, height, bizygomatic breadth, and menton-nasion length. Data were analyzed using the Shapiro Wilk test, Independent t-test, and Pearson's test. Result: There was a difference in the bizygomatic breadth of male and female (p<0,05), with the average bizygomatic breadth of male (13,1 cm) being greater than female (12,35 cm). There were no differences in BMI and menton-nasion length of male and female (p>0,05). The results of the Pearson test showed that there was no significant relationship between bizygomatic breadth and BMI in male (r=0,351; p=0,199) and female (r=0,349; p=0,094), as well as between menton-nasion length and BMI in male (r=0,101; p=0,721) and female (r=0,390, p=0,060). Conclusion: There is no correlation between bizygomatic breadth and menton-nasion length with gender and BMI in health workers at RSUP Dr. Sardjito. Facial anthropometric measurements need to be considered in making masks so that they are comfortable to use and can provide good protection.

Kata Kunci : lebar bizigomatik, panjang menton-nasion, indeks massa tubuh, tenaga kesehatan, antropometri