Penyerapan tenaga kerja dalam usaha tani tebu rakyat intensifikasi dikecamatan Karanganom kabupaten Klaten
Pramono Djoko Sudibyo, DR. Ida Bagoes Mantra; Drs. Sudarsoro Kusnomihardjo
1980 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyerapan tenaga kerja dalam usaha tani tebu rakyat intensifikasi di kecamatan Karanganom kabupaten Klaten serta ciri-ciri dari tenaga kerja yang terserap dalam usaha tani tebu rakyat intensifikasi tersebut. Untuk dapat membandingkan apakah tebu rakyat intensifikasi tersebut lebih banyak menyerap tenaga kerja daripada tebu pabrik, maka hasil penelitian ini dibandingkan dengan hasil penelitian penyerapan tenaga kerja pada tebu pabrik dikecamatan Trucuk kabupaten Klaten. Selain itu perlu pula diketahui adanya perbedaaan management antara tebu rakyat intensifikasi dengan tebu pabrik. Penentuan daerah sampel dilaksanakan secara areal sampling dimana kecamatan Karanganom dikelompokkan menjadi dua kelompok berdasarkan sistim irigasinya yaitu daerah dengan sistem irigasi setengah tehnis dan daerah dengan sistem irigasi tehnis. Untuk menentukan sampel daerah dari masing-masing kelompok tersebut dilakukan dengan cara undian, setelah prosedur pemilihan daerah dilaksanakan maka yang terpilih sebagai daerah sampel adalah kalurahan Gledeg dan kalurahan Blanciran. Responden dalam penelitian ini adalah petani dan buruh tani tebu rakyat intensifikasi yang ada dikedua daerah sampel tersebut. Pelaksanaan pengambilan responden dengan cara memcatat semua petani dan buruh tani tebu rakyat intensifikasi yang ada pada masing-masing kelompok, setelah tercatat seluruhnya maka semua yang tercatat tersebut dijadikan responden untuk diinterview. Data yang dikumpulkan dalam peneitian ini meliputi data primer dan data sekunder serta wawancara bebas dengan pejabat yang ada hubungannya dengan penelitian atau ketua kelompok maupun perorangan petani dan buruh tani. Data primer yang dikumpulkan yaitu data demografi, sosial ekonomi serta penyerapan tenaga kerja dalam usaha tani tebu rakyat intensifikasi sedang data sekunder meliputi data penduduk, , luas daerah , pola lahan dan permodalan yang dikumpulkan dari kantor atau instansi yang ada hubgungannya dengan penelitian. SEdangkan wawancara bebas perlu pula dikumpulkan untuk membantu analisa maupun melengkapi data yang telah diperoleh. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar atau lebih dari 55% tenaga kerja pada usaha tani tebu rakyat intensifikasi didaerah penelitian merupakan tenaga permanen dan telah berpengalaman kerja pada tebu pabrik serta mempunyai pekerjaan pokok sebagai buruh tani. Selain itu diperoleh kenyataan pula bahwa daerah dengan sistem irigasi setengah tehnis lebih banyak menyerap tenaga kerja daripada daerah yang mempunyai sistim irigasi tehnis. Angkanya sebesar 3923 jam kerja untuk kalurahan Blanciran dan 3 827 jam kerja untuk kalurahan Gledeg.
Kata Kunci : Usahatani Tebu,Karanganom,Klaten,Jawa Tengah,Tebu Rakyat,Intensifikasi Pertanian,Penyerapan tenaga Kerja