Perlindungan Hukum bagi Konsumen terhadap Cabai Rawit Merah yang Dilapisi Cat Kimia Berbahaya di Kabupaten Banyumas
MUHAMMAD DENNIS A R, Nailul Amany, S.H., M.H.
2022 | Skripsi | S1 HUKUMPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perlindungan hukum bagi konsumen terhadap cabai rawit merah yang dilapisi cat kimia berbahaya di Kabupaten Banyumas dan menganalisis bentuk pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banyumas terhadap peredaran cabai rawit merah di Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif empiris yang dilakukan melalui studi kepustakaan dengan membaca dan menganalisis bahan hukum primer dan sekunder yang berkaitan dengan penelitian ini serta melalui studi lapangan dengan melakukan wawancara terhadap responden yang berkaitan dengan penelitian ini. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis secara kualitatif, yaitu mengumpulkan dan menyeleksi data yang diperoleh, kemudian diolah dengan menyusunnya secara sistematik dan dihubungkan dengan teori dan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang hukum perdata khususnya hukum perlindungan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, perlindungan hukum yang diberikan kepada konsumen cabai rawit merah yaitu perlindungan hukum peventif dan represif. Perlindungan preventif diberikan melalui peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai hak konsumen, kewajiban dan larangan pelaku usaha, sedangkan perlindungan represif diberikan dalam bentuk ketentuan mengenai tanggung jawab pelaku usaha untuk memberikan ganti kerugian. Perlindungan hukum represif juga diberikan dalam bentuk hak untuk menyelesaikan sengketa baik secara damai maupun melalui jalur litigasi atau non litigasi. Kedua, bentuk pengawasan Dinas ketahanan Pangan Banyumas terhadap cabai rawit merah dilakukan dalam bentuk penyuluhan pertanian yang dilakukan oleh Balai Penyuluh Pertanian (BPP) dan dalam bentuk pengawasan langsung di lapangan melalui kegiatan inspeksi dan pengujian produk.
This research aims to find out and analyze legal protections against consumers of red cayenne pepper coated with hazardous chemical paint in Banyumas Regency, and analyze the form of supervision of the circulation of red cayenne pepper in Banyumas Regency. The type of research used empirical normative legal research conducted through library research by reading and analyzing primary and secondary legal materials who related to this research also through field research by doing interviews with respondents who related to this research. The data that has been collected through library research and field research then analyzed qualitatively, namely collecting and selecting the data obtained, then processed by compiling it systematically and connected with the theory and provisions of laws and regulations in the field of civil law, especially consumer protection law. The result of this research shows that: first, the legal protection given to consumers of red cayenne pepper coated with hazardous chemical paint is preventive and repressive legal protection. Preventive protection is given in the form of consumer rights, obligation and prohibition of business actors, while repressive protection is given in the form of provisions regarding the responsibility of business actors to provide compensation. Repressive legal protection is also provided in the form of the right to settle disputes either peacefully or through litigation or non-litigation. Second, the form of supervision by Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banyumas on red chili is carried out in the form of agricultural extension carried out by Balai Penyuluh Pertanian (BPP) and in the form of direct supervision in the field through inspection and product testing activities.
Kata Kunci : Perlindungan Konsumen, Cabai Rawit Merah, Pengawasan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Banyumas