URGENSI KEWAJIBAN PENGADAAN PANITIA KREDITOR DALAM KEPAILITAN PERUSAHAAN ASURANSI
CHRISNA ANGELIA Z G, Prof. Dr. Tata Wijayanta, S.H., M.Hum.
2022 | Skripsi | S1 HUKUMPenulisan hukum ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan proses pengurusan dan pemberesan pada kepailitan perusahaan asuransi dengan perusahaan pada umumnya dan urgensi kewajiban pengadaan panitia kreditor dalam kepailitan perusahaan asuransi. Penulisan hukum ini merupakan penelitian yuridis normatif dengan didukung hasil wawancara narasumber. Penelitian ini bersifat deskriptif dan menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode kualitatif dan komparatif. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa dari perbedaan proses pengurusan dan pemberesan pada kepailitan perusahaan asuransi membuat kekhususan dalam pelaksanaan kepailitan perusahaan asuransi, hal tersebut menyebabkan pengadaan panitia kreditor menjadi hal yang penting dilakukan. Pada praktiknya pengadaan panitia kreditor masih jarang ditemukan, hal ini disebabkan oleh tidak adanya kewajiban untuk mengadakan panitia kreditor dalam peraturan perundang-undangan yang ada. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan, bahwa perlu diadakan pengaturan kewajiban untuk mengadakan panitia kreditor dalam kepailitan perusahaan asuransi untuk mencegah penyalahgunaan kewenangan dari perangkat pengurusan dan pemberesan lainnya. Saran yang diajukan ialah perlu diadakan pengkajian kembali terhadap pengaturan tentang kepailitan perusahaan asuransi dan pengadaan panitia kreditor.
This legal writing aims to analyze the differences in the management and enforcement processes on the bankruptcy of insurance company with companies in general and the urgency of the obligation of the creditor committee in the bankruptcy of the insurance company. This is a normative research, which also supported by data from interviews. This research uses descriptive analysis using secondary data is obtained by literature study which further analyzed using qualitative and comparative method. Based on the results of the research and discussion, showed that from the differences in the management and enforcement processes on the bankruptcy of insurance company made specificity in the implementation of insurance company bankruptcy, it causes the procurement of creditor committee to be an urgent thing to do. In practice, the procurement of creditor committee is still rarely found, this is due to the absence of an obligation to hold a creditor committee in existing laws and regulations. Based on this research, it can be concluded that it is necessary to arrange an obligation to hold a creditor committee in bankruptcy of insurance company to prevent abuse of power from management and enforcement devices. Hence, it is recommended that the government should review the obligation of bankruptcy of insurance company and procurement of creditor committee.
Kata Kunci : Kepailitan, Perusahaan Asuransi, Panitia Kreditor, Pengurusan dan Pemberesan/Bankruptcy, Insurance Company, Creditor Committee, Management and Enforcement.