Redesain Perpustakaan Umum Daerah Jakarta Selatan dengan Pendekatan Third Place
WINONA ARGAVANY, Labdo Pranowo, S.T., MSc.
2021 | Skripsi | S1 ARSITEKTURSetiap daerah baik perkotaan maupun pedesaan membutuhkan ruang publik. Kebutuhan ruang publik akan semakin besar dengan banyaknya jumlah penduduk di suatu daerah. Di kota-kota besar seperti DKI Jakarta dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi, ruang-ruang publik ini tergabung dalam sebuah bangunan tinggi yang disebut mall. Jakarta Selatan menjadi kota dengan jumlah mall terbanyak di Provinsi DKI Jakarta. Dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi dan biaya hidup yang besar, ruang publik di Kota Jakarta Selatan membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk mengaksesnya dan sebagian besar bersifat ekslusif. Perpustakaan menjadi fungsi bangunan yang penting bagi perdaban suatu bangsa. Di sekitar kita, dapat kita temukan berbagai tingkatan perpustakaan mulai dari perpustakaan sekolah, perpustakaan kecamatan, perpustakaan kota, perpustakaan provinsi, hingga perpustakaan nasional. Sebagai ruang publik yang berada di daerah perkotaan, Perpustakaan Umum Daerah Jakarta Selatan menjadi sebuah ruang publik yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat serta tidak membutuhkan biaya untuk mengaksesnya. Namun, perpustakaan ini memiliki permasalahan, yaitu meski berada di daerah yang ramai dengan aktivitas masyarakat, perpustakaan ini memiliki tingkat kunjungan yang amat sedikit dibandingkan dengan ruang publik lain di sekitarnya. Selain sebagai sumber ilmu, peran perpustakan semakin hari semakin berkembang. Fungsi-fungsi ruang publik lain yang lebih informal dan menyenangkan lazim di tambahkan pada perpustakaan masa kini. Di tengah era digital ini, pengunjung tidak lagi datang ke perpustakaan untuk mendapatkan sumber informasi. Dengan adanya fungsi-fungsi tambahan pada perpustakaan, tujuan utama masyarakat mengunjungi perpustakaan mulai bergeser. Masyarakat kini datang ke perpustakaan untuk menghabiskan waktu mereka dengan fasilitas menyenangkan yang dapat ditawarkan pada perpustakaan. Dalam Tugas Akhir ini akan dibuat sebuah upaya redesain bangunan Perpustakaan Umum Daerah Jakarta Selatan untuk meningkatkan minat masyarakat untuk mengunjungi perpustakaan tersebut. Redesain ini akan mengambil pendekatan Third Place di mana fungsi-fungsi ruang publik yang ramai dikunjungi masyarakat kota akan diaplikasikan pada perpustakaan eksisting. Dengan begitu, diharapkan tingkat kunjungan masyarakat dapat menjadi lebih tinggi.
Every area, both urban and rural, needs public space. The need for public space will be greater with the large number of residents in an area. In big cities like DKI Jakarta with a high population density, these public spaces are incorporated in a tall building called a mall. South Jakarta is the city with the highest number of malls in DKI Jakarta Province. With a high population density and a high cost of living, public spaces in South Jakarta City require no small amount of money to access and most of them are exclusive. The library is an important building function for the civilization of a nation. Around us, we can find various levels of libraries ranging from school libraries, sub-district libraries, city libraries, provincial libraries, to national libraries. As a public space located in an urban area, the South Jakarta Regional Public Library is a public space that is inclusive for all levels of society and does not require a fee to access it. However, this library has a problem, namely, even though it is located in an area that is bustling with community activities, this library has very few visits compared to other public spaces in the vicinity. Apart from being a source of knowledge, the role of libraries is growing day by day. Other more informal and fun public space functions are commonly added to today's libraries. In the midst of this digital era, visitors no longer come to the library to get information sources. With the additional functions in the library, the main purpose of people visiting the library began to shift. People now come to the library to spend their time with the fun facilities that can be offered at the library. In this final project, an effort to redesign the South Jakarta Regional Public Library will be made to increase public interest in visiting the library. This redesign will take a Third Place approach where the functions of public spaces that are crowded with city residents will be applied to the existing library. In this way, it is hoped that the level of community visits can be higher.
Kata Kunci : perpustakaan, library, ruang publik kota, urban public space, third place