PENAKSlRAN DIAMETER BATANG POHON PINUS (Pinus merkusii Jungh. et de Vriese) MELALUI FOTO UDARA (Studi kasus di : RPH Kaliurang, BDH Yogyakarta, Kabupaten Sleman, D.I.Y)
MUHAMMAD ARIEF HIDAYAT, Ir. H. Sahid, M.Si.
2006 | Skripsi | S1 KEHUTANANKondisi topografi yang beraneka ragam kadang sulit di jangkau langsung dalam pelaksanaan inventarisasi dan keterbatan waktu dan biaya yang dibutuhkan dalam pelaksanaan inventarisasi sumberdaya hutan, sehingga perlu suatu perencanaan yang baik. Penggunaan foto udara merupakan alternatif yang paling mungkin dilakukan agar pekeIjaan inventarisasi sumberdaya hutan untuk mengetahui potensi pada pohon pinus menjadi lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menaksir diameter batang dengan menggunakan parameter tinggi pohon total dan diameter tajuk yang diukur melalui foto udara. Penelitian ini dengan menggunakan analisis ref:,Tfesi ganda dengan variable bergantung (diameter batang) dan dua variable tak bergantung (tinggi pohon total dan diameter tajuk). Bahan penelitian ini adalah foto udara pankromatik hitam putih Kawasan Gunung Merapi, RPH Kaliurang, BDH Yogyakarta, Kabupaten Sleman, D.l. Y, dengan sekala foto udara I : 20000. Analisis regresi yang menghubungkan antara diameter batang (variable bergantung) dengan tinggi pohon total dan diameter tajuk (variable tak bergantung) diperoleh persamaan regresi untuk menaksir diameter batang adalah sebagai berikut : Db = 0,085 Ot + 2,68 H - 29,76 Berdasarkan persamaan tersebut diatas diperoleh koefisien determinasi (R2 ) sebesar 0,863 atau 86,3%, bahwa variabel tinggi total pohon (H) dan diameter tajuk (Ot) memiliki pengaruh terhadap diameter batang stinggi dada (Db) sebesar 86,3%. Sedangkan 13,7% kemungkinan dipengaruhi oleh faktor-faktor lain atau variabelvariabellain yang belum diketahui.
Various condition of topography sometimes difficult to be reached to in the process of inventoring. In addition, limited time and budget are also influenced it therefore, aerial photograph is the best alternative so that the process of inventoring will bi more effective. The main of this research is to estimate the stem diameter using the total height parameter and crown diameter of tree measured trough aerial photograph. This research using multipele regression analysis with both dependent variable (stem diameter) and independent variable (total height and crown diameter of tree). The source of this research is black and whaite panchromatic aerial photograph in Kawasan Gunung Merapi, RPH Kaliurang, BDH Yogyakarta, Kabupaten Sleman, D.I.Y, in scale 1 : 20000. The regression analysis connecting stem diameter (dependent variable) to total height and crown diameter of tree (independent variable) resulted regression equation to estimate stem diameter: Db = 0,085 Dt + 2,68 H - 29,76 Besed in the equation resulted detennination coefficient (R2 ) about 0,863 or 86,3%. Total height oftree variable (H) and crown diameter (Dt) influence the stem diameter (Db) about 86,3%. Meanmile, for the rest percentage 13,7% is influenced by unknown other factors.
Kata Kunci : Foto udara, pinus, diameter batang (Db), analisis regresi.