Laporkan Masalah

STUDI KOMPOSISI DAN BIOMASA TUMBUHAN BAWAH PADA TEGAKAN HUTAN SEKUNDER DAN HUTAN KARET DI MUARA TEBO JAMBI

OYONG WIBISONO HARIS, Dr.Ir.H. Suryo Hardiwinoto M.Agr.

2006 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Hutan sangat berperan dalam mengontrol kandungan CO2 di atmosfer. Tumbuhan menyerap CO2 dalam proses fotosintesis dan menyimpannya (dalam bentuk materi organis) pada biomasa tumbuhan tersebut. Tumbuhan bawah juga ikut berperan dalam penyerapan karbon. Untuk mengetahui kontribusi dari tiap spesies yang ada pada tegakan hutan maka perlu informasi yang benar mengenai komposisi jenis penyusunnya. Karena informasi mengenai jenis tumbuhan bawah yang menyusun hutan sekunder dan hutan karet belum tersedia begitu juga dengan kandungan nilai biomasanya, maka tujuan dari penelitian ini adalah (I) Mengetahui komposisi tumbuhan bawah pada hutan sekunder dan hutan karet di Muara Tebo, Jambi, (2) Mengetahui jumlah biomasa (di atas tanah) tumbuhan bawah pada hutan sekunder dan hutan karet di Muara Tebo, Jambi. Bahan-bahan yang digunakan adalah berbagai jenis tumbuhan bawah dalam bentuk semai, herba, rumput, liana dan perdu yang dijumpai pada plot yang telah dibuat. Peralatan yang digunakan adalah kompas, pita meter, tali tambang, acir, amplop dan kantong plastik, timbangan, etiket gantung, oven, sasak dan kertas koran. Metode penelitian menggunakan metode kuadrat dengan petak ukur ganda atau nested sampling. Analisis data dengan menggunakan analisis vegetasi untuk mengetahui komposisi jenis dan penimbangan berat kering konstan sampel tumbuhan bawah untuk mancari nilai biomasanya. Dari analisis yang dilakukan diperoleh data komposisi di hutan sekunder tua terdapat 16 jenis tumbuhan bawah yang termasuk dalam 12 famili, pada hutan sekunder muda terdapat 16 jenis tumbuhan bawah yang termasuk dalam 9 famili. Sedangkan pada hutan karet tua terdapat 23 jenis tumbuhan bawah yang termasuk dalam 18 famili, hutan karet muda terdapat 12 jenis tumbuhan bawah yang termasuk dalam 7 famili. Untuk data nilai biomasa diperoleh rata-rata nilai biomasa turnbuhan bawah di hutan sekunder tua adalah 447,32 Kglha, hutan sekunder muda adalah 10.001,45 Kglha. Rata-rata nilai biomasa tumbuhan bawah di hutan karet tua adalah 2.024,68 Kglha, hutan karet muda adalah 857,72 Kglha.

Forest are important in controlling C02 content in atmosphere. Plant absorb the C02 during photosynthesis process and store it (as organic material) at the biomass plant. Under growth also follow to take a part in carbon absorption. To know the contribution of each species which exist in forest stand, hence need the real correct information about its species. Because the information of under growth species in secondary forest and rubber forest has not been available so also about the biomass, therefore this research has purposes (1) Knowing under growth composition at secondary forest and rubber forest in Muara Tebo, Jambi, (2) Knowing amount under growth biomass (above ground) at secondary forest and rubber forest in Muara Tebo, Jambi. The materials of this research were various under growth type of forms like seedling, herbs, grass, liana and clump at plot which have been made. Equipments used were compass, meter, rope, acir, envelope and plastic sack, weighing-machine, etiquette drape, oven, sasak and newspaper. The method ofthis research using square method with the double measure check or nested sampling. To analyze the data using analysis vegetation to know the composition of each species and constant dry weight of under growth sample to find the biomass. Composition data at old secondary forest there were 16 species which was included in 12 famili, at young secondary forest there were 16 species which was included in 9 famili. While at old rubber forest there were 23 species which was included in 18 famili, at young rubber forest there were 12 species which was included in 7 famili. Mean assess of under growth biomass in old secondary forest was 447,32 Kg/ha, young secondary forest was 10.001,45 Kg/ha. Mean assess of under growth biomass in old rubber forest was 2.024,68 Kg/ha, young rubber forest was 857,72 Kg/ha

Kata Kunci : biomasa, hutan karet, hutan sekunder, komposisi, tumbuhan bawah.

  1. S1-2006-130394_Abstract.pdf  
  2. S1-2006-130394_Bibliography.pdf  
  3. S1-2006-130394_Table_of_Content.pdf  
  4. S1-2006-130394_Title.pdf