Hubungan antara intensitas menonton tayangan televisi berisi kekerasan, persepsi terhadap keharmonisan keluarga, jenis kelamin, dan tahap perkembangan dengan kecenderungan agresivitas remaja
APOLLO, Prof.Dr. Djamaluddin Ancok
2003 | Tesis | S2 PsikologiPenelitian ini secara khusus bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas menonton tayangan televisi berisi kekerasan dan persepsi terhadap keharmonisan keluarga dengan kecenderungan agresivitas remaja. Selain itu untuk mengetahui perbedaan kecenderungan agresivitas remaja ditinjau dan jenis kelamin dan tahap perkembangan. Subjek penelitian berjumlah 180 orang siswa SMU Bonaventura dan SMU Sint Louis di Kotamadya Madiun, terdiri dari 93 laki-laki dan 87 perempuan. Data dlperoleh dengan metode angket berbent.uk skala, yaitu skala kecenderungan agresivitas remaja, skala intensitas menonton tayangan televisi berisi kekerasan dan skala persepsi terhadap keharmonisan keluarga. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis regresi, dan analisis variansi. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara intensitas menonton tayangan televisi berisi kekerasan dengan kecenderungan agresivitas remaja (rxly = 0,375; p = 0,001 (sangat signifikan)); (2) terdapat hubungan negatif yang sangat signifikan antara persepsi terhadap keharmonisan keluarga dengan kecenderungan agresivitas remaja {rXs = -0,496; p = 0,000 (sangat signifikan)); (3) terdapat perbedaan yang sangat signifikan kecenderungan agresivitas antara remaja laki-laki dan remaja perempuan. Remaja laki-laki cenderung lebih agresif daripada remaja perempuan fF = 10,288; p = 0,002 (sangat sigmfikan)); (4) tidak ada perbedaan kecenderungan agresivitas remaja berdasarkan tahap perkembangan {F = 0,180; p = 0,832 (nirsignifikan)}
Ths research aimed to examine the relationship between the intensity of watching violence on television, the perception of family harmoniouness, with the aggressive tendencies of adolescence. This research also aimed at knowing the differences in the aggressive tendencies of adolescence based on sex and phases of development. The research subjects were 180 Senior High School (SMU) Bonaventura and Sint Louis at the Kotamadya Madiun, including 93 boys and 87 girls. Data was collected using questionnaires, those were aggressive tendencies of adolescence questionnaire, intensity of watching violence on television questionnaire, and perception of family harmoniousness questionnaire. Research data was analyzed using regression analysis, and analysis of variance. The results finding show that: (1) there were positive and very significant correlation between the intensity of watching violence on television and the aggressive tendencies of adolescence (rxly = 0,375; p = 0,001 (highly significant)); (2) there were negative and very significant correlation between the perception toward family harmoniousness and aggressive tendencies of adolescence ( rxZy = -0,496; p = 0,000 (highly significant)); (3) the boys were higher than the girls on the aggressive tendencies of adolescence (F = 10,288; p = 0,002 (highly significant); (4) there were no differencies aggressive tendencies of adolescence based on adolescence phases of development {F = 0,180; p = 0,832 (not significant)).
Kata Kunci : Agresivitas Remaja,Kekerasan, Aggressive tendencies adolescence, Intensity of watchmg violence on television, Perception of family harmoniousness, Sex, and Phases of development