Laporkan Masalah

Prasangka sosial dan kecenderungan agresi pada etnis Madura dengan latar belakang pengalaman yang berbeda

TAUFIK, Drs. Koentjoro, M.BSc.,PhD

2003 | Tesis | S2 Psikologi

Kekerasan dalam masyarakat saat ini telah berkembang sedemikian rupa dan menembus alam budaya Indonesia. Hampir seiap hari baik media elektornik maupun cetak, menginformasikan kekerasan ini. Kekerasan yang terjadi sangat beragam, mulai dari kekerasandalam ruma tangga, pembunuhan, pengeboman tempat umum hingga peperangan antar etnis da agama. Penelitian tentang prasangka dan teori-teori tentang prasangka yang dilakukan oleh beberapa pakar psikologi sosial menunjukkan bahwa prasangka selain mempengaruhi perilaku destruktif. Sementara itu latar belakang individu yang berbeda dapat menyebabkan kecenderungan yang berbeda pula dalam memahami konflik. Penelitian dengan etnis madura ini dimaksudkan untuk mengetahui : 1) hubungan antara prasangka sosial dalam kecenderungan agresi, 2) perbedaan prasangka sosial dengan kecenderungan agresi ditinjau dari latar belakang pengalaman yang berbeda, yaitu : pengungsi, relawan dan penduduk lokal. Penelitian ini menggunakan purpossive sampling. Subjek penelitian sejumlah 52 orang etnis Madura, yang terdiri atas pengungsi 19 orang, relawan 16 orang dan penduduk lokal 17 orang. Analisis data dilakukan dengan teknik Korelasi dan Analisis Varian. Hasil penelitian menunjukkan : 1) Terdapat hubungan positif antara prasangka sosial dengan kecenderungan agresi (rxy = 0,465, p = 0,001, sangat signifikan) 2) terdapat perbedaan kecenderungan agresi dan prasangka sosial yang sangat signifikan (p = 0,000)pada pengungsi, relawan dan penduduk lokal, dimana kecenderungan agresi dan prasangka sosial pada pengungsi lebih tinggi daripada relawan dan penduduk lokal.

Kata Kunci : Agresivitas,Prasangka Sosial,Suku Madura


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.