Laporkan Masalah

Tradisi Rebo Pungkasan Desa Wonokromo Pleret Bantul: Kajian Konsep Integrasi Nilai-Nilai Kebudayaan Sutan Takdir Alisjahbana

SITI FATIMAH, Dr. Sartini, M.Hum. , Drs. Budisutrisna, M.Hum.

2022 | Skripsi | S1 FILSAFAT

Tradisi Rebo Pungkasan Wonokromo adalah tradisi yang berkaitan erat dengan latar belakang keagamaan, tetapi kini kegiatan ekonomi sebagai penunjang tradisi mengalami kemajuan. Peran nilai agama dan ekonomi perlu dikaji dengan konsep integrasi nilai kebudayaan Sutan Takdir Alisjahbana (STA). Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan unsur nilai budaya yang mewujud dalam tradisi Rebo Pungkasan, menganalisis secara komprehensif perubahan integrasi nilai dan bentuk dominasi nilai dalam tradisi Rebo Pungkasan Desa Wonokromo. Penelitian ini adalah penelitian filosofis di lapangan tentang pandangan tradisi Rebo Pungkasan masyarakat Wonokromo yang bersumber dari wawancara, dokumen, dan kepustakaan. Langkah penelitian yang dilakukan pertama, mendeskripsikan data penelitian tentang tradisi Rebo Pungkasan dan konsep kebudayaan STA, kemudian menganalisis dan mengungkapkan konsepsi filosofis serta merefleksikan tradisi Rebo Pungkasan dalam fenomena kebudayaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, unsur nilai budaya mencakup nilai ekonomi, teori, agama, seni, kuasa, dan solidaritas mewujud dalam tradisi Rebo Pungkasan. Kedua, nilai agama yang melatarbelakangi munculnya tradisi Rebo Pungkasan dan menghasilkan nilai seni, ekonomi, teori, solidaritas, kuasa sehingga berperan sebagai kekuatan integrasi nilai tradisi Rebo Pungkasan. Kini integrasi mengalami perubahan, karena surutnya kegiatan spiritual dan munculnya beragam inisiatif kultural dalam dinamika masyarakat. Ketiga, tradisi Rebo Pungkasan merupakan manifestasi kebudayaan ekspresif terutama pada nilai agama, tetapi seiring perkembangan dinamika dalam kebudayaan bentuk nilai ekspresif tersebut mengalami perubahan.

Rebo Pungkasan Wonokromo is a tradition closely associated with religious background, but now economic activities to support the tradition are progressing. So the value of religion and economic needs to be research with the concept integrating cultural values of Sutan Takdir Alisjahbana (STA). The purpose of this research is to describe the cultural values that exist, to comprehensive analysis the change in value integration and form of value domination in the Rebo Pungkasan Wonokromo. This research is a philosophical research in the field about the views of the Rebo Pungkasan tradition of the Wonokromo community which is sourced from interviews, documents, and literature. The research steps that are done the first, to describe the research data about Rebo Pungkasan and concepts culture of STA. Then, analysis and express philosophical conceptions related and reflecting on the Rebo Pungkasan tradition in cultural phenomena. The results of this research show that first, elements of culture values include economic, theory, religion, art, power, dan solidarity embodied in the Rebo Pungkasan tradition. Second, religion value behind the growing back of Rebo Pungkasan and producing value art, economic, theoretical, solidarity and power thus acting as the force of integration the Rebo Pungkasan tradition. Now integration is changing because of the decline spiritual activites and the emergence of various cultural initiative in the dynamics of society. Third, the Rebo Pungkasan tradition is a manifestation of expressive culture, especially in religious values, but along with the development dynamics in culture the form of expressive value has changed.

Kata Kunci : Integrasi Nilai, Nilai Agama, Rebo Pungkasan.

  1. S1-2022-423593-abstract.pdf  
  2. S1-2022-423593-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-423593-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-423593-title.pdf