Persepsi Masyarakat Terhadap Agroforest Karet sebagai Altematif Pengelolaan Sumber Daya Hutan yang Lestari (Studi Kasus di Desa Lubuk Beringin, Kec.. Rantan Panon, Kab. Bungo, Jambi)
Aula Sakinah Muntasyarah , Ir. Lies Rahayu WF, MP
2005 | Skripsi | S1 KEHUTANANPengelolaan kebun karet dalam bentuk agToforest karet merupakan suatu bentuk pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya hutan yang dipraktekkan secara khas oleh masyarakat Bungo. Di dalam kebun karet (agroforest karet), masyarakat memadukan tanaman pertanian dan kehutanan dalam lahan yang mereka olah. Mencoba memadukan kepentingan jangka pendek dan jangka panjang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap kebun karet (agroforest karet) dan interaksi mereka dengan kebun karet. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatifdan kuantitatif. Pengambilan data diambil dengan cara observasi, wawancara semi terstruktur dan mendalam, diskusi kampung, dan transek, untuk mengambil data mengenai keanekaragaman hayati. Hasil p~nelitian menunjukkan, bahwa agroforest karet merupakan salah satu bentuk interaksi simbolik masyarakat dengan sumber daya hutan dan objek sosial di sekeliling mereka. Pemaknaan kebun karet bagi masyarakat adalah sumber nafkah utama dan bagian dari kehidupan mereka. Di dalam kebun karet mereka mendapatkan sekitar 70% kebutuhan hidup mereka. Sehingga persepsi mengenai kebun karet yang terbangun dalam benak masyarakat Lubuk Beringin bersifat ekonomis. Akan tetapi, pandangan ekonomis ini juga mampu memadukan kebutuhan akan kelestarian hasil dan kelestarian lingkungan. Masyarakat tidak hanya memandang penting tanaman karet di dalam kebun karet mereka, tetapi juga tanaman-tanaman lainnya, terutama buah-buahan. Wujud dari 'pandangan ekonomis' ini membentuk sebuah kebun karet yang menyerupai hutan, dengan struktur vegetasi yang menyerupai hutan sekunder dan tingkat keanekaragaman hayati yang cukup tinggi. Agroforest karet dapat dijadikan salah satu altematifpengelolaan sumber daya hutan lestari yang khas suatu daerah.
Kata Kunci : Persepsi masyarakat, Interaksi simbolik, Agroforest Karet