EVALUASI MODEL ARSITEKTUR POHON DAN NILAI ESTETIKA PADA POHON PERINDANG JALAN DI KOTA YOGYAKARTA
MUHAMMAD ALIF FIRDAUS, Drs. Wiyono, M.Si.
2005 | Skripsi | S1 KEHUTANANJalan raya sebagai penghubung antara tempat yang satu dengan yang lainnya harus dapat melayani pengguna jalan dengan nyaman, aman, sehat, dan cepat, bahkan belakangan ini disyaratkan harus memenuhi syarat berwawasan lingkungan. Maka penanaman pohon di sekitar areal jalan sangat penting untuk dilaksanakan. Salah satu fungsi pohon adalah dapat memberi keindahan dari garis, bentuk, wama dan tekstur yang ada dari tajuk, daun, batang, cabang, akar, bunga, buah maupun aroma. Beberapa hal tersebut terangkai dalam model arsitektur pohon. Penelitian evaluasi model arsitektur pohon dan nilai estetika pada pohon perindang jalan di Kota Yogyakarta dilaksanakan dengan menggunakan tiga metode penelitian, yaitu : metode eksploratif dan deskriptif digunakan untuk mengetahui jenis dan model arsitektur pohon, serta motode skoring digunakan untuk mengetahui nilai estetikanya. Berdasarkan hasil penelitian pada beberapa ruas jalan di lokasi penelitian dipettleh 28 jenis pohon perindang, yaitu : Mimusops elengi, Pterocarpus indicus, Swietenia macrophylla, Lagerstroemia speciosa, Mangiftra indica, Filicium decipiens, Terminalia catappa, Satakentia liukiuensis, Ficus benyamina, Ficus gibbosa, Delonix regia, Tamarindus indica, Pithecilobium dulce, Manilkara kauki, Inocarpus fagiferus, Canarium commune, Polyalthia longofolia, Hibiscus tiliaceus, Acacia auriculiformis, Artocarpus communis, Ceiba petandra, Araucaria cunninghamii, Stelechocarpus burahol, Leucaena leucocephala, Pinus merkusii, Artocarpus heteropphylla, Gnetum gnemon, dan Samanea samano Ke dua puluh delapanjenis tersebut tergolong dalam 10 model arsitektur pohon, yaitu : Aubreville, Troll, Raub, Champagnat, Scarrone, Leeuwenberg, Comer, Roux, Attim, dan Massart. Nilai Estetika4 pada mas jalan kolektor sekunder adalah 48, jalanarteri sekunder adalah 44, danjalan lokal sekunder adalah 38.
Kata Kunci : Model Arsitektur Pohon, Pohon Perindang, dan Estetika