Laporkan Masalah

Rancang Bangun Sistem Visualisasi Interaktif Data Direktivitas Bundengan

ALVIANAKA FEBRIANTORO, Dr. Gea O. F. Parikesit, S.T., M.Sc.; Dr. Indraswari Kusumaningtyas, S.T., M.Sc.

2022 | Skripsi | S1 TEKNIK FISIKA

Bundengan adalah alat musik tradisional dari Jawa Tengah yang saat ini terancam punah. Salah satu upaya konservasi yang telah dilakukan adalah menampilkan bundengan pada pementasan publik. Meskipun demikian, upaya ini belum sepenuhnya berhasil karena kualitas bunyi bundengan yang diterima pendengar kurang optimal. Para insinyur telah berupaya memecahkan masalah ini dengan terlebih dahulu mempelajari bagaimana direktivitas bundengan. Meski begitu, para musisi bundengan belum dapat memahami data direktivitas menggunakan model visualisasi yang sudah ada. Hal ini mengakibatkan upaya pemecahan masalah pementasan bundengan belum dapat dilakukan karena belum adanya kesepahaman antara para insinyur dan para musisi bundengan. Dalam penelitian ini penulis merancang dan membangun sebuah sistem visualisasi yang dapat membantu para musisi memahami data direktivitas bundengan. Sistem visualisasi yang dibangun berupa perangkat lunak komputer desktop yang dapat menampilkan data pada pengguna secara interaktif. Sistem ini dibangun dengan modul PyQt pada bahasa pemrograman Python. Terdapat dua model visualisasi data pada program ini, yaitu grafik kontur warna dan plot pada diagram polar. Grafik kontur warna merupakan hasil perbaikan dari model visualisasi versi sebelumnya. Dengan sistem ini, skema penyampaian data direktivitas menjadi lebih efektif karena pengguna dapat dengan mudah memilih data sesuai parameter yang diinginkan. Selain itu, kemampuan membandingkan antar frekuensi serta adanya narasi bantuan adalah hal baru yang belum ada di versi sebelumnya. Hasil penilaian responden menunjukkan sistem ini cukup dapat diterima namun mengindikasikan bahwa bimbingan para insinyur ketika para musisi menggunakan sistem tetap diperlukan, khususnya pada penggunaan pertama.

Bundengan is an endangered traditional musical instrument from Central Java. One of the conservation efforts that have been carried out is displaying bundengan on stage performances. However, this effort has not been successful because the quality of the bundengan sound received by the audience is not optimal. Engineers have tried to solve this problem by first studying how the directivity of the bundengan is. Nevertheless, bundengan musicians have not been able to understand directivity data using the existing visualization model. This resulted in efforts to solve the problem of bundengan performances that could not be carried out because there was no understanding between engineers and bundengan musicians. In this study, the author design and build a visualization system that can help bundengan musicians to understand the existing directivity data. The visualization system built by the author is in the form of a desktop computer software program that can display data to the user interactively. This program is built with PyQt module in Python programming language. There are two data visualization models in this program, namely a color contour graph and a plot on polar diagram. The color contour graph is an improvement of visualization model from the previous version. With this system, the directivity data delivery scheme becomes more effective because the user can easily select the data according to the desired parameters. In addition, the ability to compare between frequencies and the presence of help narratives are new things that have not been in the previous version. Assessment results indicate that this system is quite acceptable but indicates that the role of engineers in guiding musicians in using the system are still needed, especially for the first time.

Kata Kunci : Bundengan, direktivitas, visualisasi data, PyQt.

  1. S1-2022-413539-abstract.pdf  
  2. S1-2022-413539-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-413539-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-413539-title.pdf