Laporkan Masalah

Agihan dan variabilitas curah hujan di DAS Pemali

Hartati, Drs. Suyono, M.S.

1992 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari agihan dan variabilitas jumlah curah hujan di DAS Pemali. Data curah hujan yang dianalisis diambil dari 28 stasiun di DAS Pemali dan sekitarnya, dengan perincian 23 stasiun di dalam DAS Pemali dan 5 stasiun di luar DAS Pemali. Panjang periode pengamatan yang digunakan untuk analisis adalah 30 tahun (1959-1988). Dari hasil uji konsistensi data dnegan Kurva Massa Ganda terdapat 4 stasiun yang datanya tidak konsisten dengan penyimpangan rata-rata 0,9. Pengisian data yang kososng dengan Metode Rasio Normal menghasilkan perbedaan rata-rata 2,04% dari data sebenarnya. Daerah Aliran Sungai Pemali terletak di Jawa Tengah bagian barat laut mempunyai variasi topografi cukup kompleks. Elevansinya berkisar antara 0-2600 mdpal, dengan 30% dari luasnya mempnyai elevasi lebih dari 1000 mdpal. Lokasinya terhadap laut, gunung api, letak lintang serta kondisi topografi setempat menyebabkan DAS Pemali mempunyai curah hujan yang bervasiasi. Pada umunya curah hujan bulanan di DAS Pemali mempunyai harga maksimal pada bulan-bulan Januari dan Pebruari, sedangkan harga minimal terjadi pada bulan-bulan Agustus dan September. Di Patuguran dan sekitarnya terjadi penyimpangan pola curah hujan bulanan, dimana harga maksimalnya tercapai pada bulan Nopember. Berdasarkan Pola fluktuasi curah hujan bulanannya, DAS Pemali terbagi menjadi tiga tipe curha hujan, yaitu Tipe Pantai Utara, Tipe Pedalaman, dan Tipe Pantai Selatan. Dari hasil penggambaran kecenderungannya, curah hujan bulana, musiman, dan tahunan, di DAS Pemali selama periode pengamatan mempunyai gerakan yang tidak teratur (random). Tiga buah indeks variabilitas digunakan untuk menyatakan variabilitas jumlah curah hujan, yaitu SVr (Variabilitas Intersekuensial), RV (Variabilitas Relatif), dan CV (Koefisien Variasi). Dari pembacaan peta-peta isohiet dapat diketahui bahwa variabilitas tahunan bernilai kecil, sedangkan variabilitas bulanan dan musimannya cukup besar terutama pada bulan-bulan kering. Variabilitas curah hujan tidak berkaitan dengan faktor ketinggian dan jarak stasiun dri laut. Hal ini ditunjukkan dengan harga-harga koefisien korelasi yang sangat rendah (r = 0,50) antara variabilitas dengan kedua faktor tersebut. Normalitas data curah hujan telah diuji dengan menghitung Presentase Perbedaan (Percentage Different Value) antara mean dan median menghasilkan kesimpulan bahwa data curah hujan selama periode pengamatan ter distribusi secara normal.

Kata Kunci : Curah hujan,DAS Pemali,Brebes,tegal,Jawa tengah

  1. S1-GEO-1992-Hartati-abstract.pdf  
  2. S1-GEO-1992-Hartati-bibliography.pdf  
  3. S1-GEO-1992-Hartati-tableofcontent.pdf  
  4. S1-GEO-1992-Hartati-title.pdf