Peristiwa pindah rumah dalam siklus hidup keluarga di dusun Banteng dan dusun Nglaban desa Sinduharjo kecamatan Ngaglik kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta
Indira Widjajanti, Dra. Riningsih Saladi, M.A.
1992 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPenelitian peristiwa pindah rumah yang termasuk migrasi permanen, di Dusun Banteng dan Dusun Nglaban, Desa Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, secara umum mempunyai dua tujuan, yaitu pertama untk mengetahui bagaimana distribusi peristiwa pindah rumah siklus hidup keluarga, dan kedua untuk mengetahui tingkat pendidikan yang merupakan salah satu faktor sosial ekonomi dari keluarga-keluarga yang mengalami peristiwa pindah rumah tersebut. Dalam penelitian ini digunakan konsep siklus hidup keluarga, yang mendasarkan diri pada analisa rumah tangga, dengan membahas tiga komponen penting demografi yang terjadi di dalam suatu rumah tangga, yaitu perkaiwinan, kelahiran, dan kematian. Penelitian ini termasuk tipe penelitian penjelasan atau “Explanatory Reasearch” dengan menggunakan teknik pengambilan sampel “Quota Sampling”. Adapun jumlah sampel yang diambil untuk masing-masing dusun sebesar 40 responden. Hasil penelitian yang diperoleh mengungkapkan bahwa distribusi peristiwa pindah rumah dalam siklus hidup keluarga dapat digambarkan sebagai grafik yang menurun, dengan persentase terbesar pada Tahap Belum Ada Anak dan menurun pada tahap-tahap berikutnya. Dari data primer yang diperoleh, diketahui bahwa di daerah penelitian terdapat 12 alasan mengapa responden melakukan pindah rumah selama siklus hidup keluarganya. Pada tahap pertama, mayoritas disebabkan oleh mnegikuti suami. Kemudian pada tahap kedua dan ketiga, mayoritas disebabkan ingin mencari rumah yang lebih luas. Pada tahap keempat, dijumpai dua buah alasan, yaitu ingin mencari tempat yang tenang dan ingin mencari rumah yang lebih kecil. Selanjutnya pada tahap terakhir yaitu Tahap Ditinggal Suami, hanya dijumpai sebuah alasan, yaitu ingin mandiri. Bila dilihat pada tingkat pendidikan, yang menggambarkan salah satu faktor sosial ekonomi, dijumpai bahwa keluarga yang tingkat pendidikannya tinggi cenderung lebih sering pindah rumah dari pada yang rendah.
Kata Kunci : Perpindahan rumah,Demografi,Kelahiran,Kematian,Migrasi,Ngaglik,Sleman,DIY