Kemampuan masyarakat pedesaan untuk menjangkau pasar dalam memenuhi kebutuhan ekonomi di kecamatan Imogiri kabupaten Bantul
Imbang Muryanto, Drs. Irfan Yahya, M.S.; Drs. Joko Christanto, M.Sc
1992 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHPasar adalah salah satu pusat pelayanan ekonomi masyarakat, khususnya berfungsi untuk tempat menampung aktivitas belanja dan aktivitas pemasaran barang-barang kebutuhan. Kondisi sosial ekonomi masyarakat dan tingkat aksesibiltas di suatu daerah berpengaruh terhadap pola penggunaan dan kemampuan penduduk di dalam menjangkau pasar. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan terutama untuk mengetahui pola penggunaan tempat pelayanan ekonomi dalam rangka melakukan kativitas belanja dan aktivitas pemasaran di Kecamatan Imogiri serta mengetahui ada tidaknya pengaruh kondisi sosial ekonomi dan kondisi fisik lingkungan permukiman terhadap kemampuan masyrakat dalam menjangkau pasar. Penelitian menggunakan metode survai. Daerah penelitian mempunyai keanekaragaman kondisi fisik lingkungan permukiman dibagi menjadi tiga daerah yang berbeda keadaan topografi dan letaknya dari pasar, yaitu daerah dataran, berombak hingga bergelombang dan perbukitan. tiap-tiap daerah diwakili oleh dusun sampel yang secara keseluruhan berjumlah 7 dusun. Petani sebagai responden penelitian diambil dari ketiga0tiga daerah sampel yang berjumlah 90 responden. Analisa dilakukan menggunakan tabel tunggal, tabel silang, uji beda-t, uji korelasi Spearman, dan uji H Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah fataran yang terletak dekat dengan pasar hampir semua kebutuhan masyarakat persentase terbesar dilayani oleh pasar, diantaranya bahan makanan 77,7%, makanan jadi dan setengah jadi 74,4%, konsumsi non makanan 79,4%, bibit atau benih tanaman pertanian 33,3%, pupuk dan obat-ibatan pertanian 53,3%. Kebutuhan masyarakat di daerah berombak hingga bergelombang yang terlayani oleh pasar yaitu bahan makanan 34,3%, makanan jadi dan setengah jadi 34,4%, konsumsi non makanan 36,1%, bibit atau benih tanaman pertanian 30%, pupuk dan obat-obatan pertanian 50%. Kebutuhan masyarakat di daerah perbukitan yang terlayani oleh pasara yaitu bahan makanan 41,3%, makanan jadi dan setenagh jadi 28,9%, konsumsi non makanan 68,9%, bibit atau benih tanaman pertanian 26,7%, pupuk dan obat-obatan tanaman pertanian 46,7%. Untuk kebutuhan alat-alat pertanian di ketiga-tiga daerah sampel hampir semua tergantung pada pasar. Aktivitas pemasaran hasil pertanian yang terlayani oleh pasar di daerah dataran 58,1%, daerah berombak dan bergelombang 70,7%, dan daerah perbukitan 44,2%. Kondisi topografi dan jauh dekatnya dengan lokasi pasar berperanan penting terhadap kemampuan masyarakat dalam menjangkau pasar. Di dalam mempengaruhi kemampuan masyarakat untuk menjangkau pasar di daerah dataran besarnya tingkat penguasaan lahan dan tingkat pendapatan.
Kata Kunci : Pasar,Ekonomi penduduk,Imogiri,Bantul,DIY