Studi pengembangan industri genting di desa Poncosari kecamatan Srandakan kabupaten Dati II Bantul
Heru Priyono, Drs. Rafael Murtomo, M.S.; Drs. Agus Sutanto, M.Sc
1991 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHProgram pembinaan dan pengembangan industri kecil pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk, jumlah produksi, dan meningkatkan pendapatan pengusaha industri genting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi dan pendapatan pengusaha industri genting. Guna mencapai tujuan tersebut maka dipilih lokasi penelitian di Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Dati II Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Di Desa Poncosari saat ini sektor pertanian merupakan sektor yang dominan untuk matapencaharian penduduk. Luas rata-rata pemilihan lahan oleh penduduk relatif sempit, di mana lebih dari 50% penduduk memiliki lahan kurang dari 3.500 m^2. Hal ini yang menyebabkan industri genting di Desa Poncosari dapat tumbuh dan berkembang, dimana usaha genting merupakan mata pencaharian pokok bagi sebagian besar pengusaha genting di daerah penelitian. untuk mendukung perkembangan industri genting tersebut dilakukan pembinaan dan pengembangan yang dilaksanakan oleh Departemen Perindustrian dengan memberi bantuan pelayanan insdustri kecil. Namun tidak semua pengusaha genting mendapat benatuan tersebut melainkan hanya sebagian kecil pengusaha saja. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai. Penentuan dusun sampel dilakukan secara purposif didasarkan pada lokasi kelompok target pengusaha insdustri genting yang mendapat pembinaan dan pengembangan industri kecil. Sampel responden dicacah dengan menggunakan metode sensus. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah tabel frekuensi, tabel silang, dan uji statistik kai-kuadrat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat produktifitas yang tinggi ternyata tidak dipengaruhi oleh tingkat jangkauan pemasaran yang luas tetapi dipengaruhi oleh tingkat kemudahan dalam mendapatkan bahan baku. Hasil lain dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat perkembangan pemasaran dipengaruhi oleh tingkat pelayanan industri kecil tetapi tingkat pelayanan industri kecil tidak berpengaruh terhadap tingkat pendapatan pengusaha industri genting. Di samping itu pelayanan industri kecil dalam upaya menaikkan tingkat perkembangan industri genting maupun dalam menaikkan tingkat pendapatan pengusahanya belum memberikan hasil yang memuaskan. Keadaan ini menuntut penanganan yang lebih baik dari Departemen Perindustrian agar pengusaha industri genting di daerah penelitian dapat menaikkan taraf hidupnya.
Kata Kunci : Industri sekunder,Industri genting,Srandakan,Bantul,DIY