Laporkan Masalah

STUDI PENGENDALIAN MUTU FINISHED FURNITURE DI CV BATAVIA INTERNATIONAL YOGYAKARTA

ANDES HAMURABY ROZAK, Prof. Dr.Ir. T.A. Pntyitno, M.For

2005 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Pengendalian mutu mampu menyeragamkan kualitas suatu barang sehingga mampu memberikan keuntungan bagi perusahaan. Keuntungan tersebut mencakup keuntungan dalam penekanan biaya produksi dan peningkatan pendapatan. Pasar furniture Yogyakarta di luar negeri dari tahun ke tahun makin meningkat. Tahun 2001 nilai ekspor furniture Yogyakarta mencapai 23,95 juta dollar AS dan tahun 2004 telah mencapai 37,59 juta dollar AS. CV Batavia International yang berdiri pada bulan April 2000, merupakan perusahaanfurniture finishing di Yogyakarta yang telah mampu mengekspor produk furniture-nya ke negara-negara maju seperti Spanyol, Italia, Perancis dan Amerika Serikat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produk finished furniture CV Batavia International yang dinyatakan dalam batas-batas kendali secara statistik yang disesuaikan dengan standar perusahaan, mengetahui jenis cacat terbanyak yang berpengaruh terhadap kualitas furniture dan mengetahui faktor yang mempengaruhi cacat produkfinishedfurniture yang paling dominan. Penelitian dilakukan di lokasi produksi cV Batavia International di Yogyakarta melalui pengumpulan data teknis terhadap produk finished furniture yang didasarkan pada standar kualitas CV .Batavia International. Data yang diperoleh kemudian dihitung persentase cacat, rata-rata persentase cacat, standar deviasi, elemen bagan pengendali dan elemen kurva kerja. Setelah itu dibuat bagan pengendali standar, pengujian run bagan pengendali dan pembuatan kurva kerja serta pembuatan diagram tulang ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagan pengendali standar cacat plot untuk bulan Januari, Februari, Maret dan April 2005 dan bagan pengendali standar cacat teknis bulan April 2005 tidak terkendali secara statistik. Jenis cacat yang paling banyak terjadi adalah cacat pewarnaan yang tidak rapi dan tidak rata sebesar 21,608%. Produk cacat yang terjadi disebabkan oleh faktor manusia dan bahan baku tetapi faktor bahan baku bisa diabaikan sehingga penyebab cacat yang paling dominan adalah faktor manusia dimana penyebab tersebut muncul dalam variasi kesempatan dan variasi penugasan.

Kata Kunci : Pengendalian mutu, finished furniture, cacat plot, cacat teknis dan bagan pengendali standar

  1. S1-2005-149802_Abstract.pdf  
  2. S1-2005-149802_Bibliography.pdf  
  3. S1-2005-149802_Table_of_Content.pdf  
  4. S1-2005-149802_Title.pdf