Laporkan Masalah

PENENTUAN INTENSITAS SAMPLING (IS) OPTIMAL UNTUK PENILAIAN KEBERHASILAN TANAMAN GNRHL DI HUTAN RAKYAT ( Studi kasus di Kabupaten Bantul, Propinsi DIY )

PRAMA WIRASENA, Ir. Djoko Suharno Radite, MS.

2005 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Inventarisasi untuk penilaian keberhasilan tanaman GN-RHL telah dilakukan di Jawa Tengah dan DIY dengan intensitas sampling sebesar 5%. Efektifitas dan efisiensi menjadi pertimbangan dalam inventarisasi. Faktor biaya, tenaga dan waktu menjadi pertimbangan dalam penerapan metode dan desain inventarisasi selain nilai kecermatan dari metode tersebut. Dalam hal ini dimungkinkan adanya nilai intensitas sampling optimal dari metode inventarisasi yang telah digunakan, khususnya pada penilaian keberhasilan tanaman GN-RHL Analisis data pada tahap pertama adalah pendugaan parameter, kedua penentuan tingkat kecermatan sampling, ketiga penentuan biaya inventarisasi, keempat penentuan nilai kerugian, kelima penentuan model dan relasi matematis antara IS dengan Se, kecermatan, biaya inventarisasi dan nilai kerugian. Tahap keenam adalah penentuan nilai IS optimal menggunakan dua altematif biaya inventarisasi. Hasilnya dijelaskan bahwa keterkaitan antara nilai IS dengan Se dimodelkan dalam persamaan y = 4,598-(7,132/ x), nilai kecermatan (P) dengan model persamaan y = 0,1386 - 0,0193 x + 0,000179 x2, derigan nilai kerugian (standar error cost) adalah ln y = ln 39002,8 - (ln 0,1944 x) dimana x adalah intensitas sampling (IS). Nilai IS optimal yang diperoleh adalah 15-20% untuk hutan rakyat di wilayah Kabupaten Bantul.

Kata Kunci : inventarisasi, intensitas sampling, nilai kerugian

  1. S1-2005-140078_Abstract.pdf  
  2. S1-2005-140078_Bibliography.pdf  
  3. S1-2005-140078_Table_of_Content.pdf  
  4. S1-2005-140078_Title.pdf