Laporkan Masalah

POTENSI MITRA STRATEGIS INDONESIA DALAM MENJAGA KEAMANAN DI LAUT CHINA SELATAN DI ERA PRESIDEN JOKO WIDODO

M DAMAR SHAFY R, Dr. Siti Mutiah Setiawati, M.A.

2022 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL

Aktivitas militerisasi China dan klaim mereka atas Laut China Selatan tidak hanya menjadi tantangan terhadap kedaulatan wilayah Indonesia, namun juga stabilitas dan keamanan regional. Akan tetapi, Indonesia masih belum mampu untuk menghimpun sumber daya dan kapabilitas pertahanan yang mumpuni demi menciptakan deterensi yang kredibel terhadap intrusi yang dilakukan kapal-kapal China. Maka, Indonesia dapat mempertimbangkan potensi kemitraan strategis yang bisa didapatkan jika Indonesia bekerja sama dengan aktor-aktor lain di kawasan, seperti ASEAN, Amerika Serikat, Jepang, India, dan Australia. Penelitian ini akan menunjukkan bagaimana kemitraan strategis yang didasari oleh bentuk balancing sesama middle powers yang juga merupakan jangkar regional di wilayah masing-masing, membuat potensi kerja sama antara Indonesia dengan Jepang, India, dan Australia menjadi hal yang sesuai dengan prinsip kebijakan luar negeri Indonesia, serta dapat memenuhi kebutuhan keamanan nasional maupun regional.

China's militarization activities and their claims upon South China Sea not only presents a challenge to Indonesia's territorial sovereignty, but also affects regional stability and security. Unfortunately, Indonesia is still ill-equipped to muster enough resources or invest in the latest defense capability in order to create a credible deterrence against intrusion from Chinese ships. It is time for Indonesia to consider the potential benefit of strategic partnerships alongside other regional actors such as ASEAN, United States of America, Japan, India, and Australia. This research will then show how strategic partnerships based on mutual balancing between middle powers that fulfill the role of regional anchors in their own domain, namely the potential security cooperations between Indonesia, Japan, India, and Australia, are the right course of action that is not only in line with Indonesia's foreign policy principles, but also capable of meeting national and regional security requirements.

Kata Kunci : Diplomasi Pertahanan, Balancing, Middle Powers, Jangkar Regional, Kemitraan Strategis, ASEAN, Amerika Serikat, Jepang, India, Australia

  1. S1-2022-428151-abstract.pdf  
  2. S1-2022-428151-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-428151-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-428151-title.pdf