Laporkan Masalah

ANALISIS FINANSIAL PENGUSAHAAN HUTAN JATI POLA PHBM DI KPH RANDUBLATUNG

DESSY PRAJARINI SUBARDONO , Dr.Ir. Wahyu Andayani, M..S.

2005 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Penelitian ini dilaksanakan di KPH Randublatung, Perom Perbutani Unit I Jawa Tengah wilayah Kabupaten Blora. Penelitian dilaksanakan di kawasan butan dengan bonita 3,5. Daur tegakanjati yang dianalisis adalah 60 tabun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pmfitabilitas pengusahaan hutan jati dengan pola PHBM (Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat) dengan aturan pembagian basil 75 % untuk Perum Perhutani dan 25 %untuk organisasi masyarakat yang disebut dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Metode analisis yang digunakan adalah present value dengan menggunakan parameter profitabilitas yaitu a). Net Present Value (NPV), b). Benefit Cost Ratio (BCR) dan c). Internal Rate ofReturn (lRR) pada tingkat suku bunga riil 7,01 o/oitabun. Untuk mengetahui tingkat kemampuan investasi, dalam studi ini dibuat analisis kepekaan dengan aturan pembagian basil sebagai berikut : a). 70 % : 30 % dan b). 65 % : 35 %. Dan hasil penelitian diperoleb sebagai berikut : a). Pola PHBM : 1). NPV, Rp 77.962,76/ha/daur ; 2). BCR, 1,01 ; 3). IRR, 7,04 %/tabun. b). Analisis kepekaan 1). Proporsi 70 % : 30 % : a). NPV, Rp 54.573,93/haldaur ; b). BCR, 1,01 ; c). IRR, 7,04 o/oitahun ; 2). Proporsi 65 % : 35 % : a). NPV, Rp 50.675,79/haldaur; b). BCR, 1,01 ; c). IRR, 7,02 %/tabun. Berdasarkan basil penelitian tersebut diatas, studi ini menyarankan sebaiknya Perum Perhutani meninjau kembali aturan pembagian hasil yang saat ini diberlakukan, karena dari hasil studi ini pada proporsi pembagian hasil65 % : 35 % Perum Perhutani masih mendapatkan keuntungan. Kata kunci :

Kata Kunci : Daur, Bagi Hasil, NPV, BCR, IRR

  1. S1-2005-139999_Abstract.pdf  
  2. S1-2005-139999_Bibliography.pdf  
  3. S1-2005-139999_Table_of_Content.pdf  
  4. S1-2005-139999_Title.pdf