Laporkan Masalah

KANDUNGAN NITROGEN DAN BAHAN ORGANIKTANAH PADA BEBERAPA BENTUK PENUTUPAN LAHAN ( Studi Kasus pada Desa Claket, Kec. Pacet, Kab. Mojokerto)

ALIKA FATTA KUMALA, Dr. Ir. Haryono Supriyo, M.Agr

2005 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Tiga bentuk penutupan lahan di Desa Claket yaitu pekarangan, hutan rakyat, dan tegakan pinus memiliki struktur dan komposisi tanaman yang berbeda, juga sistem pengelolaannya. Perbedaan ini diduga mampu menyebabkan perbedaan kandungan nitrogen total dan bahan organik dalam tanah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kandungan nitrogen total dan bahan organik dalam tanah pada pekarangan, hutan rakyat, dan tegakan pinus. Penelitian ini menggunakan dua metoda pengumpulan data, yaitu 1) survei, untuk menentukan sampel lokasi penelitian dan pengambilan sampel tanah, seresah, dan inventarisasi vegetasi penyusun, dan 2) wawaneara dengan responden untuk mengetahui informasi tentang lahan milik dan pengelolaan yang telah dilakukan. Pengambilan sampel seresah dilakukan pada tiap bentuk penutupan lahan dalam batas kawat kuadratik 50x50 em. Pengambilan sampel tanah dalam kawat kuadratik 50 em x 50 em dengan kedalaman 0-10 em. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan nitrogen total dalam tanah tertinggi pada tegakan pinus dengan angka 0,42 % kemudian pekarangan dan hutan rakyat dengan 0,21 %. Kandungan bahan organik tertinggi pada tegakan pinus dengan angka 19,1 % kemudian hutan rakyat dengan 3,1 % dan pekarangan dengan 2, 81 %. Perbedaan ini dikarenakan perbedaan pada daur haranya, dimana tegakan pinus mengalami daur hara "tertutup", sehingga seresah tanaman (seperti daun-daunan dan bagian tanaman mati lain) terdekomposisi masuk ke dalam tanah kemudian menjadi bahan organik.

Kata Kunci : penutupan lahan, nitrogen, bahan organik

  1. S1-2005-139954_Abstract.pdf  
  2. S1-2005-139954_Bibliography.pdf  
  3. S1-2005-139954_Table_of_Content.pdf  
  4. S1-2005-139954_Title.pdf