ANALISIS INDEKS KENYAMANAN HUTAN KOTA (Studi Kasus KRKB Gembira Loka dan Kampus Universitas Gadjah Mada Yogyakarta)
WAHYU SATRIYA SAKTI, Prof. Dr. Ir. Chafid Fandeli, MS.
2005 | Skripsi | S1 KEHUTANANPeningkatan pertumbuhan penduduk yang tinggi, pembangunan fisik kota dan peningkatan aktivitas kota menyebabkan berkurangnya kualitas lingkungan hidup. Pembangunan kota mempunyai kecenderungan untuk meminimalkan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Ketidakstabilan ekosistem perkotaan menyebabakan terjadinya peningkatan suhu, penurunan kelembaban udara dan tingkat kenyamanan manusia di perkotaan. Hutan kota dapat memberikan kenyamanan bagi manusia karena mampu menurunkan suhu dan meningkatkan kelembaban udara. Kenyamanan dapat ditentukan dengan mengetahui Indeks Kenyamanan (IK) yaitu dengan menganalisa suhu dan kelembaban udara. Penelitian ini dilakukan pada dua bentuk hutan kota yaitu hutan kota berbentuk menggerombol di KRKB Gembira Loka dan hutan kota berbentuk menyebar di Kampus Universitas Gadjah Mada. Lokasi penelitian dipilih secara purposive sampling yaitu dengan menunjuk lokasi sampel agar sesuai dengan tujuan penelitian. Metode pengambilan data dilakukan secara sistematic sampling dengan dua faktor pengamatan yaitu tempat dan waktu. Dalam penelitian ini dilakukan analisis kuantitatif terhadap suhu dan kelembaban untuk diketahui Indeks Kenyamanan (IK) yang ditemukan oleh Oliver (1981) dan analisis varian untuk mengetahui perbedaan suhu, kelembaban, dan Indeks Kenyamanan. Derajat kesalahan yang ditetapkan sebesar 5%. Untuk mengetahui pengaruh kondisi vegetasi terhadap iklim mikro dilakukan analisis deskriptif Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua lokasi memperlihatkan adanya perbedan suhu, kelembaban, dan Indeks Kenyamanan (IK) yang nyata. Hutan kota berbentuk menggerombol lebih efektif dalam menurunkan suhu udara dan meningkatkan kelembaban udara serta menciptakan Indeks Kenyamanan (IK) yang lebih baik. Namun demikian, berdasarkan Oliver (1981) kedua lokasi tersebut masih berada pada kondisi tidak nyaman. Kondisi vegetasi pohon yang mempengaruhi perbedaan suhu dan kelembaban udara adalah kerapatan pohon dan persentase luas penutupan tajuk.
Kata Kunci : Hutan Kota, Suhu, Kelembaban, Indeks Kenyamanan (IK)