ANALISIS KEUNTUNGAN PADA INDUSTRI KERAJINAN BATIK KAYU DI PEDESAAN ( Studi kasus di Pedukuhan Krebet, Sendangsari, Pajangan, Bantul, DIY)
DENOK WULANDARI, Ir. Siswantoyo Dipodiningrat, MS.
2005 | Skripsi | S1 KEHUTANANPertambahan penduduk dan meningkatnya kebutuhan hidup menyebabkan kebutuhan akan lapangan pekerjaan meningkat pula, tak terkecuali di pooesaan. Sehingga apabila di pedesaan tersebut terdapat industri kerajinan kayu, maka industri tersebut menjadi salah satu altematif dalam memecahkan masalah akan kebutuhan lapangan pekerjaan di pedesaan. Analisis biaya dan keuntungan adalah analisis ekonomi perusahaan yang dapat dipergunakan sebagai bahan pertimbangan dalam merencanakan, mengawasi, dan mengkoordinasikan seluruh aktivitas perusahaan. Dengan menggunakan analisis ini, pengusaha dapat mengetahui banyaknya bahan baku yang dibutuhkan dalam memproduksi produk, mengetahui biaya produksi dalam memproduksi produk, dan dapat mengetahui keuntungan yang diperoleh pengusaha. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis studi kasus dan analisis deskritifyang menggunakan data primer dan data sekunder. Penelitian ini dilakukan dengan mengamati proses produksi dari awal hingga akhir dan menghitung biaya produksi total dari 15 pengusaha kerajinan batik kayu dengan sampel produknya merupakan produk mayoritas, sehingga dapat mengetahui keuntungan yang diperoleh pengusaha setiap bulannya. Biaya produksi ini akan membentuk harga pokok produksi yang bennanfaat bagi manajemen perusahaan untuk menentukan harga jual, memantau realisasi biaya produksi, serta menghitung keuntungan per pesanan produk. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan antara lain adalah proses produksi di kerajinan batik kayu di Pedukuhan Krebet, yaitu mulai dari tahap awal seperti pemilihan jenis kayu hingga tahap akhir yaitu tahap finishing, biaya produksi dan komposisi biaya untuk memproduksi produk, yaitu bekisar antara Rp. 6.864,00 ~. ~p. 13.982,51 mulai dari produk terkecil sampai dengan produk terbesar dan keilntungan yang diperoleh pengusaha. Rata-rata keuntungan yang diperoleh pengusaha setiap bulannya adalah Rp. 15.463.804,60.
Kata Kunci : Kerajinan batik kayu, proses produksi, biaya produksi, keuntungan