PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP PENGELOLAAN OBYEK WISATA AIR TERJUN KEDUNG KAYANG, WONOLELO, MAGELANG
GUSNIWATI, Ir. Lies Rahayu WF, MP.
2005 | Skripsi | S1 KEHUTANANPengembangan kawasan konservasi perlu diperhatikan penilaian oleh pengunjung serta identifikasi potensi obyek-obyek untuk menyusun rencana pengembangan suatu kawasan wisata. Data yang diperlukan antara lain : jumlah wisatawan, persepsi wisatawan terhadap kualitas obyek, fasilitas, pelayanan, aksesibilitas serta bentuk pengembangan kawasan wisata tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di kawasan wisata Air Terjun Kedung Kayang di Wonolelo, Magelang, Jawa Tengah dengan tujuan mengidentifikasi potensi obyek-obyek wisata untuk medukung pengembangan wisata Air Terjun Kedung Kayang serta mengetahui persepsi wisatawan terhadap pengelolaan obyek wisata Air Terjun Kedung Kayang. Penelitian dilakukan dengan menggali persepsi wisatawan terhadap pengelolaan obyek wisata Air Terjun Kedung Kayang dan mengidentifikasi obyek-obyek yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Metode yang digunakan dalam menentukan sampel pengunjung adalah accidentalsampling dengan metode pengambilan sampel yang tidak ditetapkan terlebih dahulu dan langsung dikumpulkan dari unit sampling yang ditemui. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptifkualitatifyang dianalisis dengan frekuensi distribusi relatif. Hasil penelitian menunjukkan obyek-obyek yang memiliki potensi untuk dikembangkan adalah bumi perkemahan, terowongan bawah tanah, bertani di tegalan. Persepsi wisatawan terhadap kualitas obyek, yang termasuk kategori Baik (29,33%), Sedang (58,67%), Jelek (12%). Persepsi wisatawan terhadap fasilitas, yang termasuk kategori Baik (22,67%), Sedang (66,67%), Jelek (10,67%). Persepsi wisatawan terhadap pelayanan, yang termasuk kategori Baik (26%), Sedang (66%), Jelek (8%). Persepsi wisatawan terhadap aksesibilitas, yang termasuk kategori Baik (11,33%), Sedang (76,67%), Jelek (12%). Persepsi wisatawan terhadap pengelolaan, yang termasuk kategori Baik (73,33%), Sedang (14,67%), Jelek (14,67%) dan persepsi secara menyeluruh temasuk ke dalam klasifikasi sedang. Bentuk pengembangan yang diinginkan sebagian besar pengunjung yaitu penambahan fasilitas seperti fasilitas ibadah, fasilitas penginapan, fasilitas tokolkios souvenir, fasilitas tempat duduk, fasilitas telepon umum, sarana transportasi serta fasilitas kesehatan.
Kata Kunci : Persepsi, Wisatawan, pengelolaan