PENGARUH KOMPOSISI JENIS DAN JUMLAH PEREKAT SEMEN DAN GIPS TERHADAP SIFAT FISIK DAN MEKANIK PAPAN MINERAL LIMBAH SERPIH KAYU MAHONI (Swietenia macrophylla King)
ANDRIE SYAILENDRA, Ir. Kasmudjo, MS.
2005 | Skripsi | S1 KEHUTANANAdanya industri perkayuan yang mengolah kayu bulat menjadi produk-produk kayu mengakibatkan terbentuknya limbahindustri. Limbah limbah tersebut selama ini belum dapat dimanfaatkan secara maksimal. Salah satu eara memanfaatkan limbah tersebut ialah menggunakannya sOOagai bahan baku produk papan timan. Papan!mineral merupakan salah satu produk papan timan yang memanfaat\am. limbah kayo, selain itu papan mineral memiliki keunggulan dibandingkan dengan produIipapan timan lain yaitu bebas emisi formaldehida. Kondisi tersebut mendorong dilakukannya penelitian yang berjudul "Pengaruh Komposisi Jenis dan Jumlah Perekat Semen dan Gips Terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Papan Mineral Limbah Serpih Kayo Mahoni (Swietenia macrophylla King).Tujuannya untuk mengetahui pengaruh komposisi dan jumlah perekat gips dan semen terhadap sifat fisik dan mekanik papan mineral limbah serpih kayu mahoni serta memperoleh kombinasi perlakuan optimal antara komposisi perekat dengan jumlah perekat yang menghasilkan papan mineral limbah serpih kayu mahoni yang sesuai standardan pustaka. Pelaksanaan penelitian diawali dengan persiapan bahan limbah serpih kayu mahoni yaitu menyaring, mengeringkan, menimbang sesuai kebutuhan dan mengukur kadar aimya. Limbah mahoni kemudian direndam dalam air selama 2x 24 jam untuk menghilangkan ekstraktifdilanjutkan perendaman dalam larutan katalisator CaCho Limbah mahoni yang telah ditiriskan kemudian dicampur dengan semen dan gips, dibuat kasuran dan dilakukan pengepressan. Papan yang terbentuk kemudian dilakukan pengkondisian. Setelah mencapai kadar air kering udara, papan dipotong sesuai ukuran contoh uji untuk dilakukan pengujian sifat fisika dan mekanika. Parameter yang diuji ialah kadar air, kerapatan, absorbsi air, pengembangan tebal, kekuatan tekan, MoE dan MoR. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (CRD) yang disusun secara faktorial dengan 2 faktor, yaitu komposisi perekat semen:gips (100%:0%, 70%:30, 60%:40010 dan 50%:5(010) dan jumlah perekat (150%, 200% dan 250%). Hasil analisis varians yang memberikan perbedaan nyata diuji lanjut dengan Metode Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata total kadar air kering udara 12,66%, kerapatan 0,71 g/cm3, absorbsi air 54,48%, pe~embangan tebal 3,98%, kekuatan tekan 10,82%, modulus elastisitas (MoE) 4230,49 kg/em dan modulus patah (MoR) 8,52 kg/em3. Faktor komposisi perekat berbeda nyata terhadap kerapatan, pengembangan teb.al, kekuatan tekan, modulus elastisitas, dan modulus patah, sedangkan faktor jumlahperekatberbedanyata pada semua parameter pengujian. Analisis varians menunjukkan interaksi faktor komposisi perekat dengan jumlah perekat hanya berbeda nyata pada pengembangan tebal, modulus elastisitas dan modulus patah. Mayoritas hasil penelitian sifat mekanika belum memenuhi standar atau pustaka. Apabila dilakukan penelitian sejenis, disarankan dilakukan penataan pencampuran bahan sebelum pengepressan dengan teliti serta saat pengepressan papan mineral Jimbah serpih kayu mahoni dilakukan penekanan yang lOOih merata pada setiap bagianpapan minerallimbah serpih kayu mahoni.
Kata Kunci : Papan mineral, semen. gips. jumlah. komposisi, sifat fisika sifat mekanik