Laporkan Masalah

Upaya menurunkan penggunaan amoksisilin injeksi dan meningkatkan penggunaan ampisilin injeksi dengan intervensi face to face di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Rembang

ISNAWAN, Gregorius Dri, dr. Sulanto S. Danu, SpFK

2003 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar be lakang: Pemakaian obat dikatakan tidak rasional apabila kemungkinan memberikan manfaat kecil atau tidak ada, atau beayanya tidak imbang dengan manfaatnya. Hal tersebut disebabkan antara lain: kurangnya informasi obat, promoso oleh industri farmasi, ketidakpastian diagnostik, rasa gengsi, beban pelayanan terlalu banyak, permintaan pasien, pengalaman individu dokter, kurangnya pengetahuan dankurangnya kesadaran pentingnya formularium. Upaya peningkatan pemakaian secara rasional antara lain dengan intervensi pendidikan face to face. Tujuan penelitian: Menurunkan penggunaan antibiotik amoksisilin injeksi dengan meningkatkan penggunaan antibiotik ampisilin injeksi dengan intervensi face to face. Rancangan penelitian: Penelitian ini dilakukan dengan rancangan pre-post intervention tanpa kelompok kontrol. Yang mendapat intervensi adalah dokter Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Rembang, lokasi penelitian adalah di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Rembang. Sampel dalam penelitian ini adalah semua resep yang ada antibiotik amoksisilin injeksi dan atau ampisilin injeksi yang masuk ke instalasi farmasi. Analisis dilakukan dengan menghitung persentase peningkatan atau penurunan penggunaan amoksisilin injeksi dan ampisilin injeksi selama 3 bulan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian dan pembahasan: Persentase penurunan penggunaan antibiotik amoksisilin injeksi sesudah intervensi dibanding sebelum intervensi adalah sebesar 17,48%, demikian sebaliknya persentase peningkatan penggunaan antibiotik ampisilin injeksi sebesar sama. Hasil tersebut menggambarkan bahwa intervensi face to face disertai materi cetakan dapat menurunkan penggunaan amoksisilin injeksi dan meningkatkan penggunaan antibiotik ampisilin injeksi. Kesimpulan: Intervensi face to face disertai materi cetakan dapat mempengaruhi perilaku peresepan yaitu menurunkan penggunaan antibiotik amoksisilin injeksi dan meningkatkan penggunaan antibiotik ampisilin injeksi.

Background: The use of drugs is said to be irrational if it likely gives little or no benefit or if the cost is not balanced with the benefit. This is caused among others by lack of drugs information, promotion by pharmacy industries, diagno stic uncertainty, prestige, service overload, patient’s request, individual doctor’s experience, lack of knowledge and lack of awareness of the importance of formulary. The attempt to increase the rational use, among others, is through face-to-face educational intervention. Objectives: To decrease the use of antibiotic amoxicilin injection by increasing the use of antibiotic ampicilin injection through face-to- face intervention. Methods: This study was done through pre-post intervention without control group. Those with intervention were Rembang hospital’s doctors. The location was in Rembang Regency Hospital. The samples were all prescriptions with antibiotic amoxicilin injection and or ampicilin injection of the pharmacy installation. The analysis was done by counting the percentage of increase or decrease of the use of amoxicilin injection and ampicilin injection within 3 months before and after intervention. Results: The decreasing percentage of antibiotic use for amoxicilin injection after intervention compared with that before the intervention was 17.48%. on the other hand, the percentage of increasing use of antibiotic for ampicilin injection was the same. The result showed that face-to- face intervention accompanied by printed material may decrease the use of amoxicilin injection and increase the antibiotic use of amoxicilin injection and increase the antibiotic use for ampicilin injection. Conclusion: Face-to-face intervention accompanied by printed materials may affect the behavior of prescription to decrease the use of antibiotic amoxicilin injection and improve the antibiotic use of amoxicilin.

Kata Kunci : Kebijakan Obat,Infeksi,Amoksisilin dan Ampisilin,face-to-face, printed materials, rationality, amoxicilin injection, ampicicilin injection


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.