Laporkan Masalah

MODEL TAKSIRAN DIAMETER POHON JATI KU VII MENGGUNAKAN FOTO UDARA PANKROMATIK (Studi Kasus di RPH Randualas, BKPH Dungus, KPH Madiun)

TOPAN TRI P., Ir. Sahid, M.Si

2005 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Pemanfaatan foto udara untuk menaksir potensi hutan, khususnya pada hutan tanaman jati sudah banyak dilakukan. Tidak hanya penaksiran potensi tegakanjati saja, tetapi foto udara juga dapat digunakan untuk menaksir diameter pohon jati KU VII. Penelitian ini bertujuan mencari model persamaan untuk menaksir dan mengetahui hubungan diameter batang yang diperoleh dari pengukuran di lapangan dengan parameter tegakan yang berupa tinggi pohon dan diameter tajuk pada foto udara. Untuk mencari persamaan yang paling sesuai diajukan model linear, compound, power. Dalam hal ini diameter batang di lapangan digunakan sebagai variabel bergantung, sedangkan tinggi pohon dan diameter tajuk pada foto udara sebagai variabel tak bergantung. Hasil analisis dari masing-masing model yang diajukan, diperoleh persamaan yang sesuai untuk menaksir diameter batang pohon jati KU VII di RPH Randualas yaitu model linear dengan persamaan sebagai berikut. DBH == -0,599 + 0,04 DT + 0,035 H Berdasarkan persamaan di atas diperoleh nitai koefisien determinasi sebesar 0,791. Hal ini berarti 79,1% taksiran diameter batang pohonjati dipegaruhi oleh tinggi pohon dan diameter tajuk, sedangkan 20,9010 lainnya dipengaruhi oleh variabellain yang belum diketahui. Keterangan: H : Tinggi pohon DT : Diameter tajuk DBH : Diameter batang

Kata Kunci : foto udara, diameter batang, model persamaan, analisis regresi

  1. S1-2005-149836_Abstract.pdf  
  2. S1-2005-149836_Bibliography.pdf  
  3. S1-2005-149836_Table_of_Content.pdf  
  4. S1-2005-149836_Title.pdf