STUDI HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KENYAMANAN DENGAN KONDISI VEGETASI POHON DI RUANG TERBUKA HIJAU KOTA KUDUS
WENDY PARAMITA N.J, Prof Dr. Ir. Chafid Fandeli, M.S
2005 | Skripsi | S1 KEHUTANANWilayah kota yang terus berkembang mendorong terjadinya pengalihfungsian lahan menjadi pusat-pusat kegiatan kota yang mempunyai kecenderungan menghilangkan pepohonan, meminimalkan ruang terbuka hijau, dan mengubah iklim mikro dalam kota yang menjadikan suhu lebih tinggi dengan kelembaban rendah. Perubahan lingkungan tersebut menyebabkan terganggunya kenyamanan masyarakat kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi vegetasi, tingkat kenyamanan, dan perbedaan tingkat kenyamanan dengan tingkat kerapatan pohon berbeda di ruang terbuka hijau kota Kudus. Penelitian dilakukan di J1. Pemuda, J1. Sudirman, dan J1. Sunan Kudus, Simpang Tujuh Kudus yang dipilih secarapurposive sampling. Dalam penelitian ini dilakukan penghitungan kerapatan pohon dan persentase luas penutupan tajuk untuk mengetahui kondisi vegetasi, pengukuran suhu dan ke1embaban untuk menghitung indeks kenyamanan dengan menggunakan rumus Oliver (1981). 'Nilai THI diatas 71 umumnya orang sudah merasa tidak nyaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di J1. Pemuda, J1. Sudirman, dan J1. Sunan KU\lus memiliki kerapatan pohon sebesar 418,9 N/ha, 314,7 N/ha, 128 N/ha, persentase luas penutupan tajuk sebesar 94,02%, 83,63%, 55,30%, dan indeks kenyamanan sebesar 82,39; 83,30; 83,46. Hasil analisis statistik (ANOVA) terhadap indeks kenyamanan menunjukkan bahwa F hitung=2,778 lebih besar dari F tabel=2,590, artinya terdapat perbedaan kenyamanan pada kerapatan pohon dan persentase luas penutupan tajuk berbeda. Kondisi lingkungan relatif lebih nyaman pada lokasi dengan kerapatan pohon dan persentase luas penutupan tajuk tinggi.
Kata Kunci : indeks kenyamanan, kerapatan pohon, persentase luas penutupan tajuk