Laporkan Masalah

Pengukuran Kondisi Keuangan Studi Kasus Pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Se-Jawa di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud)

EKO YULIANTO, Irwan Taufiq Ritonga, S.E., M. Bus., Ph. D., CA.

2022 | Tesis | MAGISTER AKUNTANSI

Tujuan Penelitian - Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pengukuran kondisi keuangan PTN di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang merupakan pengembangan dari penelitian pengukuran kondisi keuangan di Pemerintah Daerah. Metode Penelitian - Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif sebagai pendekatan untuk mencapai tujuan penelitian. Hasil Penelitian - Penelitian ini dengan menggunakan enam dimensi yang setiap dimensi memiliki indikator-indikator tersendiri. Jumlah indikator ada dua puluh satu. Namun, dalam pelaksanaanya hanya ada sembilan belas indikator yang dapat digunakan. Enam dimensi keuangan tersebut yaitu solvabilitas jangka pendek, solvabilitas jangka panjang, solvabilitas anggaran, solvabilitas kemandirian keuangan, fleksibilitas keuangan, dan solvabilitas layanan. Penentuan bobot dengan metoda Analytical Hierarchy Process (AHP) diperoleh hasil 3 (tiga) dimensi terpenting adalah kemandirian keuangan, solvabilitas layanan, dan fleksibilitas keuangan. Kemandirian keuangan sebagai suatu kondisi bahwa PTN tidak rentan atas sumber dana dari luar kendalinya, baik dari sumber nasional maupun internasional. Sedangkan, fleksibilitas keuangan menunjukkan bahwa PTN semakin baik dalam menghadapi peristiwa luar biasa, yang berasal dari internal atau eksternal PTN sehingga peningkatan nilai rasio-rasio ini menunjukkan adanya peningkatan kualitas fleksibilitas keuangan. Dengan fleksibilitas keuangan diharapkan dapat mendukung solvabilitas layanan dalam memberikan layanan kepada stakeholders.

Research Objective - This study aims to develop a measurement of the financial condition of PTN in the Ministry of Education and Culture which is the development of a research on measuring the financial condition of the Regional Government. Research Method - This research uses descriptive qualitative method as an approach to achieve the research objectives. Research Result - This study uses six dimensions, each of which has its own indicators. There are twenty-one indicators. However, in practice there are only nineteen indicators that can be used. The six financial dimensions are short-term solvency, long-term solvency, budget solvency, financial independence solvency, financial flexibility, and service solvency. Determining the weights is done using the Analytical Hierarchy Process (AHP) method, the results obtained are the 3 (three) most important dimensions, namely financial independence, service solvency, and financial flexibility. Financial independence is a condition that PTNs are not vulnerable to sources of funds from outside its control, both from national and international sources. Whereas, financial flexibility shows that PTNs are getting better at dealing with extraordinary events, which come from within and without of PTNs so that an increase in the values of these ratios indicates an increase in the quality of financial flexibility. Financial flexibility is expected to support service solvency in providing services to stakeholders.

Kata Kunci : financial condition, state universities, Analytical Hierarchy Process (AHP), financial dimensions

  1. S2-2022-436674-abstract.pdf  
  2. S2-2022-436674-bibliography.pdf  
  3. S2-2022-436674-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2022-436674-title.pdf