PENGARUH JUMLAH PEREKAT LABUR DAN TEKANAN KEMPA TERHADAP SIFAT- SIFAT PAPAN LAMINASl KAYU JOHAR (Cassia sp)
MUHAMMAD TAUFIK, Prof. Dr. Ir. T. A. Prayitno, M. For.
2005 | Skripsi | S1 KEHUTANANMeningkatnya jumlah penduduk mengakibatkan tidak seimbangnya supply dan demand kayu. Pasokan kayu eenderung menurun, sedangkan pennintaan kayu eenderung meningkat. Usaha untuk mengatasi hal tersebut diantaranya : Optimalisasi pemanfaatan kayu, penerapan teknologi perekatan, penggunaan jenis kayu yang kurang dikenal dan eepat tumbuh, serta memanen pohon pada umur yang lebih muda. Papan laminasi adalah salah satu produk perekatan untuk optimalisasi pemanfaatan kayu. Kayu johar merupakan salah satu jenis kayu kurang dikenal yang hanya digunakan sebagai kayu bakar oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhjumlah perekat labur dan tekanan kempa terhadap sifat- sifat (sifat fisika dan mekanika) papan laminasi kayujohar (Cassia sp). Kayu johar yang telah ditebang dibagi menjadi log ukuran 100 em. Panjang log digergaji ukuran reng (50 x 3 x 2 em), kemudian dikeringkan sampai meneapai kering udara (12- 15 %). Reng tersebut diplanner, sehingga menjadi berukuran 50 x 3 x 1 em. Reng bagian lebar dilaburi perekat dengan jumlahyang telah ditentukan (30, 45, dan 60 poundlMSGL) menggunakan perekat PVAe, kemudian dirakit dengan satu garis perekat, sehingga menjadi reng baru berukuran 50 x 3 x 2 em, dan dikempa dingin dengan tekanan yang telah ditetapkan (100, 150, dan 200 Psi) selama 24 jam. Kondisioning selama satu minggu, kemudian diplanner untuk memenuhi standar uji British 373. Selanjutnya dibuat sampel uji sifat fisika (kadar dan berat jenis) dan mekanika (keteguhan lengkung statik, keteguhan tekan sejajar serat" dan keteguhan rekat geser), kemudian diuji. Interaksi kedua faktor berpengaruh nyata pada berat jenis saja. Beratjenis kering udara papan laminasi tertinggi sebesar 0,694 dan terendah sebesar 0,602. Faktorjumlah perekat labur berpengaruh nyata terhadap keteguhan tekan sejajar serat dan keteguhan rekat geser. Nilai rata- rata keteguhan tekan sejajar serat adalah 199,529 kg/em2, 240,865 kg/em2, dan 200,521 kg/em2. Nilai rata-rata keteguhan rekat geser 18,056 kg/em2, 23,481 kg/em2, dan 32,831 kg/em2. Tekanan kempa berpengaruh nyata terhadap keteguhan lengkung statik (MOE dan MaR), dan keteguhan rekat geser. Nilai rata-rata MOE adalah 31732,762 kg/em2, 46419,956 kg/em2, dan 42221,873 kg/em2, sedangkan nilai rata-rata MaR adalah 337,713 kg/em2, 449,419 kg/em2, dan 350,892 kg/em2. Nilai rata-rata keteguhan rekat geser 17,054 kg/em2, 25,321 kg/em2, dan 31,993 kg/em2.
Kata Kunci : perekat, tekanan, laminasi, dan PVAe.