Efek Pemberian Aspirin Segera Setelah Operasi Dilanjutkan Pemberian Secara Rumatan Selama 30 Hari Terhadap Patensi AV Fistula pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Derajat V
MUH. AS'AD HAMZAH, Dr. dr. Supomo, Sp.B, Sp.BTKV(K)
2022 | Tesis-Spesialis | ILMU BEDAHLATAR BELAKANG: Gagal ginjal kronis (GGK) atau chronic kidney disease (CKD) merupakan salah satu masalah kesehatan yang jumlahnya terus meningkat. Hemodialisa merupakan terapi rutin yang harus dilakukan penderita GGK dan membutuhkan akses vaskular yang baik. Arteriovena fistula (AVF) merupakan pilihan terbaik untuk akses vaskular dikarenakan minim komplikasi dan dapat digunakan jangka panjang. Thrombosis pada AVF menjadi salah satu penyebab kegagalan patensi AVF, walaupun telah diberikan aspirin sebagai terapi rumatan. Diharapkan pemberian aspirin segera setelah operasi dilanjutkan rumatan dapat mencegah kejadian early thrombus dan meningkatkan patensi AVF. TUJUAN: Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui manfaat pemberian aspirin segera setelah operasi pembuatan AV fistula dilanjutkan pemberian secara rumatan terhadap patensi AV fistula. METODE: Penelitian ini adalah studi eksperimental dengan desain Prospective Randomized Open – Blinded Evaluation (PROBE). Penelitian ini dilakukan pada pasien GGK yang dilakukan operasi AVF pada RSKB Ring Road Selatan Bantul pada November 2021 – Desember 2021. Aspirin diberikan kepada dua kelompok (segera setelah operasi dilanjutkan rumatan, dan hanya secara rumatan). Pasien kemudian di follow up untuk menilai hasil dari terapi. HASIL: Pemberian aspirin segera setelah operasi dilanjutkan rumatan memiliki efektifitas mengurangi kegagalan pada bruit dan thrill sebesar 18,7%, mengurangi panjang bruit dan thrill kurang dari 10cm sebanyak 67%, dan mengurangi kejadian flow yang lemah sebesar 18,7% dibandingkan pemberian aspirin hanya secara rumatan. KESIMPULAN: Pemberian aspirin segera setelah operasi dilanjutkan rumatan dapat menurunkan angka kegagalan patensi pada AVF dibandingkan dengan pemberian hanya secara rumatan
BACKGROUND Chronic kidney disease (CKD) is a health problem which continues to increase. Hemodialysis is a compulsory therapy for patients with CKD and requires good vascular access. Arteriovenous fistula (AVF) is the best choice for vascular access due to minimal complications and can be used long term. Thrombosis in AVF is one of the causes of AVF patency failure, even though aspirin has been given as maintenance therapy. Administration of aspirin immediately after surgery and continued by maintenance is expected to prevent early thrombus events and increase AVF patency. AIM The aim of this study is to determine the benefits of giving aspirin immediately after AV fistula surgery followed by maintenance administration on AV fistula patency. METHOD This is an experimental study with a Prospective Randomized Open – Blinded Evaluation (PROBE) design. This study was conducted on CKD patients who underwent AVF surgery at RSKB Ring Road Selatan Bantul in November 2021 – December 2021. Aspirin was given to two groups (immediately after surgery that continued by maintenance, and only on a maintenance basis). Patients were then followed up to assess the outcome of therapy. RESULT Administration of aspirin immediately after surgery followed by maintenance was effective in reducing failure of bruits and thrills by 18.7%, reducing the length of bruits and thrills less than 10 cm by 67%, and reducing the incidence of weak flow by 18.7% compared to administration of aspirin alone. CONCLUSIONS Administration of aspirin immediately after surgery followed by maintenance can reduce the rate of AVF failure compared to administration alone
Kata Kunci : av fistula, patency, aspirin