Laporkan Masalah

PENGARUH VARIASI TEKANAN KEMPA DAN UKURAN SERBUK GERGAJI KAYU ASAM JAWA (Tamarindus sp) TERHADAP RENDEMEN DAN SIFAT FISIK-KIMIA ARANG BRIKET

RIZAL, Dr. Ir. J.P. Gentur Sutapa, M.Sc.

2005 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Arang briket adalah briket serbuk (ogalith) yang diolah menjadi arang dengan proses destilasi. Pemanfaatan serbuk gergajian kayu dapat digunakan sebagai altematif pemenuhan kebutuhan energi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tekanan dan ukuran serbuk gergajian terhadap rendemen dan sifat fisik-kimia arang briket (Tamarindus sp). Penelitian dilakukan di Laboratorium Energi Kayu Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada. Percobaan dilakukan dengan rancangan acak lengkap model faktorial. Faktor pertama terdiri atas 3 aras tekanan, yaitu : 1500 psi, 2000 psi, dan 2500 psi. Faktor kedua terdiri atas 3 aras ukuran serbuk , yaitu : lolos 10 mesh, tertahan 20 mesh; lolos 20 mesh, tertahan 45 mesh dan lolos 45 mesh, tertahan 60 mesh. Pengujian nilai kalor mengikuti standar ASTM D-2015 dan ASTM D-1762 untuk sifat kimia arang briket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara faktor tekanan dengan ukuran serbuk berpengaruh nyata terhadap rendemen arang ogalith, rendemen arang serbuk dan nilai kalor arang briket. Rendemen arang ogalith terti:nggi didapatkan pada tekanan 1500 psi dan ukuran serbuk lolos 45 mesh, tertahan 60 mesh sebesar 43,70%, terendah pada tekanan 1500 psi dan ukuran serbuk lolos 10 mesh, tertahan 20 mesh sebesar 27,50%. Rendemen arang serbuk tertinggi didapatkan pada tekanan 1500 psi dan ukuran serbuk lolos 45 mesh, tertahan 60 mesh sebesar 40,40%, terendah pada tekanan 1500 psi dan ukuran serbuk lolos 10 mesh, tertahan 20 mesh sebesar 26,40%. Nilai kalor tertinggi didapatkan pada tekanan 1500 psi dan ukuran serbuk lolos 20 mesh, tertahan 45 mesh sebesar 6458,50 kal/gram, terendah pada tekanan 1500 psi dan ukuran serbuk lolos 10 mesh, tertahan 20 mesh sebesar 6088,25 kal/gram. Bemt jenis meningkat dengan semakin tingginya tekanan yang diberikan hingga 200 psi kemudian menurun pada tekanan 2500 psi. Berat jenis tertinggi didapatkan pada tekanaa 200u psi sebe~3t 0,354, terendah pada tekanan 2500 psi sebesar 0,153. Kadar abu berkisar antara 7,1% - 9,0%. Kadar zat menguap meningkat seiring dengan tekanan yang semakin besar. Kadar zat menguap tertinggi didapatkan pada tekanan 2500 psi sebesar 8,55%, terendah pada takanan 1500 psi sebesar 7,27%. Kadar karbon terikat meningkat seiring dengan ukuran serbuk yang semakin halus. Kadar karbon terikat tertinggi didapatkan pada ukuran serbuk 1010s 45 mesh, tertahan 60 mesh sebesar 84,43%, ~~rendah pada ukuran serbuk 1010s 20 mesh, tertahan 45 mesh sebesar 82,76%.

Kata Kunci : tekanan, ukuran serbuk, rendemen, sifat fisik-kimia arang briket

  1. S1-118684_2005_Abstract.pdf  
  2. S1-118684_2005_Bibliography.pdf  
  3. S1-118684_2005_Table_of_Content.pdf  
  4. S1-118684_2005_Title.pdf