Laporkan Masalah

Pengembangan Antarmuka Manusia dan Mesin yang Berfokus pada Sensor Berbasis Realitas Berimbuh Berdasarkan Nilai Quality of Service

RIFDAHLIA SALMA, Dr.-Ing Awang N.I. Wardana, S.T., M.T., M.Sc. ; Ir. Agus Arif, M.T.

2022 | Skripsi | S1 TEKNIK FISIKA

Banyak inovasi bermunculan dalam dunia Industri 4.0, salah satunya antarmuka manusia dan mesin atau Human-Machine Interface. Sektor-sektor dunia berbondong untuk mengembangkannya agar dapat menciptakan sesuatu yang membuat kehidupan menjadi lebih mudah, khususnya sektor industri. Satu industri saja dapat berisikan belasan bahkan puluhan sensor yang harus dipantau. Untuk memudahkan kinerja operator dan insinyur, aplikasi ponsel yang merupakan pengembangan antarmuka manusia dan mesin berbasis realitas berimbuh pun menjadi solusi. Pembuatan aplikasi dalam penelitian ini menggunakan protokol komunikasi data Message Queue Telemetry Transport (MQTT) broker online HiveMQ. Dengan animasi 3D, aplikasi ini membantu memudahkan pemvisualisasian sensor asli. Aplikasi ini dibuat dengan memperhatikan waktu nyata berdasarkan nilai quality of service, yaitu nilai latensi dan jitter. Aplikasi dirancang agar menjadi aplikasi yang efektif dan akurat dengan variasi jumlah data tampilan pada aplikasi dan jumlah sensor yang digunakan. Dengan menggunakan uji normalitas, Shapiro-Wilk, Kruskall-Wallis, Dunn, dan analisis statistik deskriptif, nilai quality of service dapat ditentukan. Berdasarkan data yang ditampilkan, 4 data tampilan merupakan yang terendah dengan nilai latensi dan jitter berturut-turut yaitu 0,1285 ± 0,0375 detik dan 0,0375 detik. Sementara berdasarkan sensor yang digunakan, 15 sensor merupakan yang terendah dengan nilai latensi dan jitter berturut-turut yaitu 0,2138 ± 0,0816 detik dan 0,0816 detik.

Many innovations have sprung up in the world of Industry 4.0, one of which is the Human-Machine Interface (HMI). The world's sectors are flocking to develop it to create something that makes life easier, especially the industrial sector. One industry alone can contain dozens of sensors that must be monitored. To facilitate the performance of operators and engineers, a mobile application which is the development of an augmented reality-based HMI is the solution. The application development in this study uses the Message Queue Telemetry Transport (MQTT) data communication protocol with HiveMQ online broker. With 3D animation, this app helps make it easy to visualize the real sensor. This application is made by paying attention to real-time based on the value of quality of service, i.e. value of latency and jitter. The application is designed to be an effective, reliable, and accurate application with variations in the amount of display data in the application and the number of sensors used. By using the normality test, Shapiro-Wilk, Kruskal-Wallis, Dunn, and descriptive statistical analysis, the value of quality of service can be determined. Based on the displayed data, the 4 displays data are the lowest with latency and jitter values are 0.1285 ± 0.0375 seconds and 0.0375 seconds. Meanwhile, based on the sensors used, 15 sensors are the lowest with latency and jitter values are 0.2138 ± 0.0816 seconds and 0.0816 seconds.

Kata Kunci : Antarmuka Manusia dan Mesin, Realitas Berimbuh, MQTT, Quality of Service.

  1. S1-2022-415128-abstract.pdf  
  2. S1-2022-415128-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-415128-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-415128-title.pdf