APLIKASI FCD MAPPER UNTUK MENJELASKAN HUBUNGAN KANOPI DAN LBDS DI HUTAN RAKYAT ( Studi Kasus di Kecamatan Pathuk, Gedangsari dan Nglipar Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta )
DONA ANDRIANI PURNAMASARI, Ir. San Afri Awang, M.Sc.
2005 | Skripsi | S1 KEHUTANANDalam kegiatan pemberdayaan .hutan rakyat yang optimal memerlukan strategi dan kebijakan yang matang dan terencana. Untuk itu kebutuhan akan informasi menjadi dasar untuk menyusun rencana pembangunan, termasuk pembangunan hutan rakyat kabupatell Gunung KiduL Hingga saat ini, untuk memperoleh informasi tentang kondisi hutan masih menggunakan survey terestris, Sehingga membutuhkan suatu altematif penyedia infonnasi yag cepat dan tepat. Salah satunya menggunakan aplikasi FCD Mapper. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan apakah ada hubungan antara luas bidang dasar tegakan dengan kerapatan tajuk melalui aplikasi FeD Mapper pada areal hutan rakyat, dan mengidentifikasi tipe-tipe hutan rakyat melalui aplikasi pengolahan citra penginderaanjauh menggunakan perangkat lunak FCD Mapper. Metode penelitian yang digunakan adalah regresi linier sederhana, dengan variabel bebas yaitu nilai persentase kerapatan tajuk hasil pengolahan FCD Mapper dan variabel terikat adalah luas bidang dasar (LBDS) tegakan. Hasil penelitian ini berupa, pembagian tipologi hutan rakyat yaitu ; a) pekarangan, untuk kerapatan tajuk 1-10 %, 11-20 %, 21...30 % dan 31-40 %, b) tegalan, untuk kerapatan tajuk 41-50 %, 51-60 % dan 61...70 %, c) alas, untuk kerapatan tajuk 71-80 %, 81-90 % dan 91-100 %. Dengan hasil regresi linier untuk tipe hutan rakyat baik itu pekarangan, tegalan maupun alas, memiliki hubungan linier yang tidak signifikan.
Kata Kunci : Hutan rakyat, Kerapatan tajuk, FCD Mapper, LBDS