PERSEPSI MAHASISWA NON FAKULTAS KEHUTANAN TERHADAP ISU LINGKUNGAN HIDUP DI INDONESIA (Studi kasus di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta)".
DEDY FITRIANDI, Ir. Lies Rahayu W.F, MP
2005 | Skripsi | S1 KEHUTANANPemanfaatan hutan di Indonesia yang sudah berlangsung lama, telah menimbulkan berbagai ekses negatif terhadap lingkungan dan kehutanan. Berbagai program konservasi yang dilakukan belum mernberikan hasil yang optimaL Salah satu penyebab adalah minimya dukungan dari masyarakat. Sudah saatnya konservasi tida~anya dipandang sebagai permasalahan teknis dilapangan saja, tapi juga mencari cara bagaimana merubah mindset berpikir masyarakat agar lebih peduli akan kelestarian alamo Mahasiswa sebagai salah satu kelompok masyarakat yang dianggap intelektual dapat menjadi katalisator akan hal ini. Namun sampai saat ini belum ada informasi yang dapat menggambarkan sejauh mana kesadaran mereka akan pentingnya kelestarian alamo Hal inilah yang menjadi dasar dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei, yaitu penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dengan menggunakan kuisioner sebagai alat pengunipul data. Penelitian bersifat deskriptif kualitatif yang dimaksudkan untuk mengetahui sampai sejauh mana persepsi dan pemahaman mahasiswa S1 Universitas Gadjah Mada terhadap isu dan permasalahan lingkungan dan kehutanan. Untuk mengetahui hal-hal apa saja yang mempunyai kaitan di dalam pembentukan persepsi mahasiswa tentang lingkungan hidup dan kehutanan digunakan metode statistik dengan uji Chi-squre.Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah Simple Cluster Sampling, yaitu suatu teknik yang men,ggolongkan unit-unit analisa dalam gugus-gugus yang disebut cluster. Jumlah gugus yang dijadikan sebagai sampel diambil secara acak. HasH penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa sebenamya mempunyai persepsi dan kesadaran yang baik tentang pentingnya kelestarian lingkungan dan hutan. Namun kesadaran yang terbentuk adalah kesadaran semu. Kesadaran ini belum mampu mendorong mereka untuk memberikan kontribusi lebih banyak terhadap kelestarian alamo Hal yang dapat mempengaruhi persepsi adalah tingkat pengetahuan akan lingkungan hidup dan kehutanan. Mahasiswa yang mempunyai pengetahuan akan tergerak untuk lebih berperan aktifdalam berbagi kegiatan lingkungan . Peranan pengetahuan (baca : informasi) yang akurat dan dapat dipercaya akan memunculkan gerakan-gerakan partisipatif dan masyarakat dalam perlindungan lingkungan hidup dan kehutanan.
Kata Kunci : konservasi, lingkungan Hidup, peduli, kehutanan