Pelindungan Hukum Bagi Konsumen Terhadap Produk Kosmetik Share In Jar Tanpa Izin Edar di Kota Yogyakarta
ASYSYIFA SALSABILA H, Dr. Ninik Darmini, S.H., M.Hum.
2022 | Skripsi | S1 HUKUMPenulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pemenuhan hak-hak konsumen sebagaimana diatur dalam Pasal 4 Undang-Undang Perlindungan Konsumen dalam pengaturan perlindungan hukum bagi konsumen terhadap kosmetik share in jar tanpa izin edar serta untuk mengetahui dan menganalisis pengawasan yang dilakukan oleh BBPOM di Yogyakarta atas produk kosmetik share in jar tanpa izin edar. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian yuridis-empiris yang dilakukan melalui studi kepustakaan dengan membaca dan menganalisis bahan hukum primer, sekunder dan tersier yang berkaitan dengan penelitian ini serta melalui studi lapangan dengan melakukan wawancara terhadap responden dan narasumber yang berkaitan dengan penelitian ini. Alat pengumpul data menggunakan pedoman wawancara dengan teknik pengumpul data melalui metode wawancara. Hasil penelitian kemudian akan dianalisis secara kualitatif untuk dapat menjawab permasalahan dalam penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa belum semua hak-hak konsumen sebagaimana diatur dalam Pasal 4 Undang-Undang Perlindungan Konsumen terpenuhi dengan baik dalam pengaturan perlindungan hukum bagi konsumen terhadap kosmetik share in jar tanpa izin edar. Selain itu terhadap banyak ditemukannya pelaku usaha yang menjual produk kosmetik share in jar tanpa izin edar di masyarakat, BBPOM di Yogyakarta melakukan pengawasan berupa pembinaan dan sosialisasi kepada para pelaku usaha, akan tetapi belum dilakukan secara maksimal dimana banyak ditemukannya pelaku usaha yang menjual produk secara online sehingga sulit untuk dilakukan pendataan untuk diberi pembinaan serta sosialisasi.
This legal writing aims to find out and analyze the fulfillment of consumer rights as regulated in Article 4 of the Consumer Protection Act in the regulation of legal protection for consumers against share in jar cosmetics without a distribution permit as well as to find out and analyze the form of supervision carried out by BBPOM in Yogyakarta on share in jar cosmetic products without marketing authorization. The type of research used is juridical-empirical research conducted through library research by reading and analyzing primary, secondary and tertiary legal materials related to this research and through field studies by conducting interviews with respondents and sources related to this research. The data collection tool uses interview guidelines with data collection techniques through the interview method. The research results will then be analyzed qualitatively to be able to answer the problems in the research. Based on the results of research and discussion, it is shown that not all consumer rights as regulated in Article 4 of the Consumer Protection Act have been properly fulfilled in the regulation of legal protection for consumers against share in jar cosmetics without a distribution permit. In addition to the many discoveries of business actors who sell share in jar cosmetic products without distribution permits in the community, BBPOM in Yogyakarta conducts supervision in the form of coaching and outreach to business actors, but it has not been carried out optimally where many business actors are found selling products online. so it is difficult to collect data for guidance and socialization.
Kata Kunci : Perlindungan Konsumen, Kosmetik Share in jar, Pengawasan BBPOM