Laporkan Masalah

LITERASI KEUANGAN DAN PERILAKU PENGGUNAAN MOBILE BANKING: Studi empiris pada nasabah bank syariah dan non-syariah di Indonesia

ASWAB MAHASIN, Eddy Junarsin, M.B.A., Ph.D., CFP.

2022 | Tesis | MAGISTER SAINS MANAJEMEN

Penelitian ini menguji pengaruh literasi keuangan dan faktor pendukung lainnya, seperti tingkat kepercayaan pada keamanan yang dirasakan saat bertransaksi (trust), keahlian teknologi (IT skills), pengetahuan dasar tentang produk perbankan (basic banking knowledge), dan kontak personal dengan petugas bank secara langsung (personal contact with the bank officer), terhadap perilaku penggunaan layanan mobile banking, baik pada nasabah bank syariah maupun non-syariah di Indonesia. Sebanyak 239 sampel responden dapat digunakan untuk analisis lebih lanjut. Studi ini menggunakan pendekatan PLS-SEM yang berfokus pada analisis multigrup, untuk melihat perbedaan signifikansi pada kelompok sub-sampel yang berbeda. Hasil menunjukkan bahwa hubungan antar variabel penelitian memiliki pengaruh yang berbeda pada kedua kelompok nasabah bank. Literasi keuangan berpengaruh positif terhadap penggunaan mobile banking pada nasabah bank syariah, tetapi pada nasabah bank konvensional hubungan tersebut tidak signifikan. Bagi nasabah bank syariah, frekuensi penggunaan mobile banking lebih sering pada nasabah dengan tingkat trust dan basic banking knowledge yang tinggi, tetapi dengan faktor personal contact with the bank officer yang rendah. Sedangkan, pada nasabah bank konvensional, faktor trust dalam bertransaksi melalui mobile banking menjadi hal yang sangat krusial. Selain itu, pada nasabah bank syariah, literasi keuangan juga memiliki efek moderasi yang menguatkan hubungan positif pada faktor basic banking knowledge terhadap mobile banking, dan melemahkan hubungan negatif antara personal contact with the bank officer terhadap mobile banking. Sementara itu, pada nasabah bank konvensional, justru literasi keuangan memiliki efek moderasi yang melemahkan hubungan positif antara faktor trust dan IT skills terhadap layanan mobile banking. Studi ini memberikan wawasan baru bagi regulator dan bankir.

The purpose of this study examined how financial literacy and other supporting factors, such as trust in perceived security when transacting (trust), technological expertise (IT skills), basic knowledge of banking products (basic banking knowledge), and regular direct contact with bank officers (personal contact with the bank officer), affected the use of mobile banking services, both for Islamic and non-Islamic bank customers. Further analysis can be done with a total of 239 sample responses. This study used a PLS-SEM approach, which focuses on multi-group analysis, to see differences in significance in distinct sub-sample groups. The findings revealed that the interaction between research factors has a different impact on the two types of bank clients. For Islamic bank clients, financial literacy has a positive impact on mobile banking usage, but the relationship is not substantial for conventional bank customers. Customers with a high level of trust and basic banking knowledge who have little personal contact with their bank officer are more likely to use mobile banking. In the meantime, the trust element in mobile banking transactions is critical for non-Islamic bank customers. Furthermore, financial literacy has a moderating effect for Islamic bank clients, strengthening the positive association between basic banking knowledge and mobile banking, while weakening the negative relationship between personal contact with the bank officer and mobile banking. Meanwhile, financial literacy has a moderating influence on non-Islamic bank customers, weakening the positive association between trust and IT skills on mobile banking services. For policymakers and bankers, this study offers new insights.

Kata Kunci : Literasi keuangan, trust, IT skills, basic banking knowledge, personal contact with the bank officer, mobile banking