Laporkan Masalah

Sistem penggantian tempat menurut pasal 185 kompilasi Hukum Islam pada Pengadilan Agama di Daerah Istimewa Yogyakarta

WIJAYANTI, Erni, Abd. Ghofur Anshori, SH.,MH

2003 | Tesis | S2 Ilmu Hukum

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem penggantian tempat menurut Kompilasi Hukum Islam, juga untuk mengetahui bagaimanakah penafsiran sistem penggantian tempat menurut Kompilasi Hukum Islam yang tertuang didalam pasal 185 Kompilasi Hukum Islam, bagaimanakah pelaksanaan sistem penggantian tempat pada Pengadilan Agama di Daerah Istimewa Yogyakarta, dan apakah dasar pemikiran atau pertimbangan dari hakim Pengadilan Agama dengan diterapkannya sistem penggantian tempat tersebut. Penelitian ini adalah penelitian hukum yang bersifat normatif, yang dilengkapi dengan penelitian lapangan (empiris), karena itu penelitian ini menggunakan dua jenis data, yaitu data primer dan data sekunder. Perolehan data primer adalah melalui wawancara. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui kajian pustaka dengan cara penelusuran bahan-bahan hukum yang bersifat primer, sekunder, dan tertier. Keseluruhan data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif. Sesuai dengan hasil penelitian, maka diperoleh kesimpulan sekaligus menjawab permasalahan bahwa penggantian tempat menurut pasal 185 Kompilasi Hukum Islam terjadi apabila ahli waris yang berhak untuk mewaris tersebut meninggal dunia terlebih dahulu dari pewaris sehingga ia digantikan oleh anaknya baik lakilaki maupun perempuan secara kolektif dengan jumlah bagian yang sama dengan bagian yang seharusnya diterima oleh orangtuanya dan tidak boleh lebih besar dari jumlah bagian bibi atau pamannya, Pengadilan Agama di Daerah Istimewa Yogyakarta menerapkan penggantian tempat dalam setiap putusannya mengenai kewarisan. Hal tersebut didasarkan pada prinsip keadilan, kemanfaatan, dan kekeluargaan.

This research aims to study the replacement system according to the Islamic Law Compilation and to find out how the system as stipulated in the article 185 of the Islamic Law Compilation is interpreted, how it is implemented in the Religious Court in Yogyakarta Special Province, as well as what rationale and consideration the Judge of the Religious Court takes in the application of the replacement system. This research is a normative legal research supplemented with field research and therefore makes uses of two kinds of data, they are primary and secondary data. The primary data were abtained from interview whereas secondary data were abtained from library research by tracing primary, secondary, and tertiary legal material. All collected data have analyzed by qualitative methods. Based on the research result are drawn the following conclusion, which also answer the addressed problem in the research. The replacement, according to the article 185 of the Islamic Law Compilation, applies when a heir dies before the bequething person, so she/he is replaced by the children collectively, both the son(s) and daughter(s), with the amount aqual to the share for the parent, and not more than that for the aunt or uncle; the Religious Court in Yogyakarta Special Province implements the replacement in every finding on inheritance. The implementation is based on the principles of fairness, usefulness and familiar relationship.

Kata Kunci : Hukum Islam,Sistem Penggantian Tempat,Warisan, REPLACEMENT SYSTEM


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.