Penyajian informasi kependudukan dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis Pajak Bumi dan Bangunan untuk Kelurahan Bener Kecamatan Tegalrejo Yogyakarta
MASHURI, Dr.Ir. Haryono
2003 | Tesis | S2 Teknik GeomatikaPenduduk merupakan salah satu komponen pembangunan yang penting di samping sumber daya alam, dan teknologi. Ketersediaan informasi kependudukan yang mutakhir dan terpercaya mutlak diperlukan. Selama ini, penyajian informasi kependudukan pada tingkat kantor kelurahan belum memanfaatkan model sistem informasi yang berbasis spasial. Hal ini tidak terlepas dari ketersediaan peta digital yang tidak dapat dipenuhi dengan segera. Salah satu cara untuk menangani hal tersebut ialah dengan memanfaatkan data Sistem Informasi Geografis Pajak Bumi dan Bangunan (SIG PBB). Tujuan dalam penelitian ini ialah menyajikan informasi kependudukan dengan memanfaatkan sistem informasi geografis Pajak Bumi dan Bangunan. Penelitian ini mengambil lokasi di Kelurahan Bener, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta. Pembentukan sistem informasi kependudukan dilakukan dengan cara mengkaitkan data spasial dan data atribut yang bersesuaian dalam suatu basis data dengan menggunakan perangkat lunak MapInfo. Data spasial merupakan peta blok Kelurahan Bener yang berisi informasi bidang tanah dan bangunan obyek Pajak Bumi dan Bangunan. Data ini diperoleh dari SIG PBB yang ada di Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Yogyakarta. Data atribut kependudukan diperoleh dari basis data SIMDUK (Sistem Manajemen Informasi Penduduk) yang ada di Kantor Kecamatan Tegalrejo. Data bidang tanah obyek pajak dan data kependudukan direlasikan dengan memanfaatkan kunci identitas Nomor Obyek Pajak (NOP) dan Nomor Kartu Keluarga (No.KK). Dari basis data yang terbentuk, dibuat suatu program aplikasi yang memberikan fasilitas menu-menu untuk menyajikan data kependudukan. Hasil penelitian berupa sistem informasi geografis kependudukan yang dapat menyajikan informasi rinci biodata penduduk dan hubungan tiap-tiap penduduk di dalam suatu keluarga. Informasi yang ditampilkan merupakan data peristiwa demografi seperti kelahiran, kematian, dan perpindahan penduduk wilayah kelurahan. Informasi tersebut mampu menyajikan sebaran data penduduk. Informasi komposisi penduduk ini disajikan dalam bentuk angka statistik, grafik (pie chart , bar chart) dan data spasial yang digambarkan dalam suatu peta tematik. Semua hasil keluaran data penduduk dapat disajikan di layar monitor dan dalam bentuk cetakan kertas. Dari evaluasi hasil, menunjukkan bahwa sistem informasi ini memenuhi aspek konsistensi data hasil keluaran, aspek kemudahan di dalam mengoperasikan aplikasi dan aspek pemenuhan keperluan pengguna
People are one of the important development components besides natural resource and technology. The latest and reliable demographic information availability is absolutely needed. Until now, presentation of the demographic information at the sub district office (Kantor Kelurahan) level has not used a spatial information system yet. One of the ways to handle the problem is by applying a Geographic Information System such as SIG PBB (Geographical Information Systems for Land and Building Tax). This research took place in Kelurahan Bener, Kecamatan Tegalrejo, Yogyakarta.The information system was developed by linking the spatial and atribut data in available SIG PBB database. The spatial data were Blok Kelurahan Bener map that contained parcel information about land and building tax objects. The data were obtained from KPPBB (Local Land and Building Tax servive office) Yogyakarta, while the demography attribut data were obtained from SIMDUK (Population Information Management System) database at Kantor Kecamatan (District Office) Tegalrejo. The parcel data of tax objects were related with the demograpy data by using NOP identification number of tax object (NOP) with No.KK (the family card number). Using the newey formed database, an application program giving facility menus to serve demography data was developed. The result of the research was the applications of a geographical information system for presenting detailed information of inhabitant biodata and the n a relationship of each inhabitant in a family. The presented information was demographic matters such as maternity, mortality and migration in kelurahan or viilage. The presented information is also able to provide the population distribution figure as well. This population composition information was presented in a form of statistical number, charts (pie chart, bar chart) and spatial data drawn in a thematic map. All of the output can be served in a both monitor screen and in a form of printed paper. Based on the product evaluation, it showed that the information system fulfilled the consistency aspect of output product, ease ness aspect of operating application, and aspect of user necessity fulfillment
Kata Kunci : Sistem Informasi Geografis PBB,Informasi Kependudukan, geographical information systems, demography