Laporkan Masalah

Peran Belajar Berdasar Regulasi Diri dan Persepsi Keterlibatan Orangtua terhadap Kesejahteraan Psikologis Siswa SMP yang Mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh

AFIFA RIFDA NABILA, Yuli Fajar Susetyo

2021 | Tesis | MAGISTER PSIKOLOGI PROFESI

Sistem pembelajaran yang berubah menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) karena pandemi Covid-19 menyebabkan rendahnya kondisi kesejahteraan psikologis siswa SMP. Kondisi kesejahteraan psikologis dipengaruhi oleh regulasi diri dalam belajar (BBRD) dan bagaimana siswa mempersepsikan keterlibatan orangtuanya (PKOT) selama PJJ. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk menguji peran antara BBRD dan PKOT dengan kesejahteraan psikologis siswa SMP yang mengikuti PJJ. Sampel penelitian menggunakan convenience sampling sebanyak 630 siswa SMP mengisi skala secara daring. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa ada peran antara BBRD dan PKOT terhadap kesejahteraan psikologis (Ryx1x2 = 0,442; p < 0,05). Hal ini berarti bahwa BBRD dan PKOT secara bersama-sama memiliki peran terhadap kesejahteraan psikologis. Sumbangan efektif yang diberikan BBRD terhadap kesejahteraan psikologis sebesar 28% sedangkan sumbangan efektif PKOT terhadap kesejahteraan psikologis sebesar 17%.

The learning system that change to distance learning (PJJ) due to the Covid-19 pandemic has caused psychological-well being of the student. The condition of psychological well-being is influence by self regulated learning (BBRD) and perceive parental involvement (PKOT) during PJJ. Therefore, the aimed of this study was to examine the role of BBRD and PKOT with the psychological well-being of junior high school students in PJJ. The research sample was taken using convenience sampling with 630 students by online scale. The result of multiple regression analysis showed that there was a role between BBRD and PKOT on psychological well-being (Ryx1x2 = 0,442; p< 0,05). This means that BBRD and PKOT have a role in psychological well-being together. The effective contribution given by BBRD to psychological well-being is 28% while PKOT to psychological well-being is 17%.

Kata Kunci : belajar berdasar regulasi diri, kesejahteraan psikologis, pembelajaran jarak jauh, persepsi keterlibatan orangtua, siswa SMP

  1. S2-2021-448939-abstract.pdf  
  2. S2-2021-448939-bibliography.pdf  
  3. S2-2021-448939-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2021-448939-title.pdf