PEMBUATAN PETA INTERAKTIF PERSEBARAN COVID-19 DI INDONESIA PERIODE MARET 2020-NOVEMBER 2021 MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS BERBASIS WEB
Muhammad Bima Perkasa, Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D.
2022 | Skripsi | S1 TEKNIK GEODESICOVID-19 adalah penyakit akibat infeksi Virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Tiongkok. Persebaran virus ini pertama kali diketahui pada Bulan Desember 2019. Virus tersbut sudah tersebar ke seluruh dunia dan menyeb abkan terjadinya sebuah pandemi. Di Indonesia sendiri, Virus COVID-19 pertama kali terdeteksi tersebar pada Bulan Maret 2020. Semenjak kejadian tersebut Indonesia melakukan lockdown atau isolasi mandiri serta kebijakan-kebijakan pemerintah lainnya untuk mengurangi jumlah kasus persebaran COVID-19 di Indonesia. Masyarakat juga diminta untuk peka terhadap perkembangan kasus yang terjadi di wilayah masing-masing agar dapat mawas diri dalam menjalankan kegiatan sehari-hari. Untuk membuat kebijakan-kebijakan yang berhubungan dengan kesehatan serta keselamtan masyarakat dari Virus COVID-19, pemerintah sebagai pembuat kebijakan harus beracu kepada data persebaran kasus COVID-19. Data persebaran tersebut menjadi salah satu parameter untuk membentuk suatu kebijakan yang didasari dari jumlah kasus persebaran, tempat terjadinya kasus persebaran dan rentan waktu terjadinya persebaran. Visualisasi data persebaran kasus COVID-19 yang dihasilkan menunjukkan informasi yang berisi data persebaran kasus COVID-19 dengan jenis kasus positif, kasus sembuh dan kasus meinggal. Data persebaran yang disajikan adalah dari tanggal 1 Maret 2020 hingga 30 November 2021. Data yang disediakan akan mencakup level provinsi di 34 provinsi di Indonesia per hari. Visualisasi dilakukan dengan menggunakan peta interaktif dan line chart interaktif untuk mendukung memaksimalkan informasi yang dapat disampaikan kepada pengguna. Visualisasi akan dikemas dalam bentuk dasbor peta interaktif dan dasbor line chart interaktif. Metode dari visualisasi menggunakan perangkat lunak berbasis web (online) dan offline. Layanan perangkat lunak yang dipakai pada kegiatan ini adalah dari ArcGIS dan Tableau, baik yang berbasis web ataupun yang tidak. Halaman web yang sudah jadi kemudian akan disebarkan secara online menggunakan link yang dibuat dengan menggunakan basis data online yang disediakan oleh GitHub. Dasbor Persebaran Kasus COVID-19 di Indonesia yang dihasilkan ditujukan untuk masyarakat umum untuk mengetahui perkembangan kasus yang terjadi. Sejumlah masyarakat umum melakukan uji usabilitas dasbor. Uji usabilitas akan dilakukan dengan menggunakan kuisioner yang akan diisi oleh responden setelah melakukan interaksi dengan dasbor. Berdasarkan hasil uji usabilitas, Dasbor Persebaran Kasus COVID-19 di Indonesia dinilai dapat memberi kepuasan kepada para responden dalam memenuhi permintaan informasi yang diinginkan.
COVID-19 virus is an infectious disease that effects the respiratory system that was first discovered in Wuhan, China. The virus was first founded in December 2019. After that month, the virus had been spreading across the world. The spreading of the virus has caused a pandemic. The virus itself was first discovered in Indonesia in March 2020. In order to minimalize the spread of the virus, the government has made an instruction of immediate lockdown and self-isolation. To make such decision, the government needs a data of the spreading of COVID-19 virus in Indonesia. That data of the spreading of COVID-19 is one of the parameter to make such policies. The visualization of the spreading of COVID-19 data that is produced provides an information that contains the data of positive cases, recovered cases and death cases. This visualization is being made by using either online or offline services, which they are ArcGIS and Tableau. The visualization of the spreading of COVID-19 data uses an interactive map and an interactive line chart that is to be used by the public. This data contains the record of both three cases from 1st of March 2020 to 30th of November 2021. The data that are collected are from each 34 provinces in Indonesia. Dashboard is being used to display the data for each provinces in Indonesia in this project. The dashboard that has been made from this project is being contained in a web page that uses GitHub�s service as the online data base that contains its scripts and data. The output of this project has been given to the public so that it can be used to inform the development of COVID-19 cases in Indonesia. In order to test the usability of the dashboard, a number of people are chosen to test the product that has been made. Overall, the result of the test point out that the respondent are satisfied by the output of this project.
Kata Kunci : Dasbor, geovisualisasi, data persebaran COVID-19